Selasa, 06 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Muqaddimah Hilyatul Auliya dan Terjemahnya

Muqaddimah Hilyatul Auliya dan Terjemahnya

Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)

BLOGGURU – Banyak kitab yang mengisahkan tentang perjalanan hidup, sirah, thabaqat, sejarah para Salaf, salah satu diantaranya kitab Hilyatul Auliya wa Thabaqatul Asyfiya, yang berarti Perhiasan para wali dan tingkatan orang-orang suci. Kitab Hilyatul Auliya merupakan Ensiklopedia Islam yang memaparkan sejarah dan biografi para ulama Salaf terdahulu secara detail berdasarkan hadits dan atsar berserta sanad-nya. menceritakan sejarah hidup generasi Islam mulai dari generasi Sahabat, Tabi’in, tabiut tabiin dan seterusnya dari ulama-ulama Ahli Sunnah.

Sistematika penyajian kitab Hilyatul Auliya mengacu kepada sumber-sumber  klasik yang valid dan keontetikan ceritanya pun dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah melalui pengkajian hadits dan atsar. Oleh kerana itu Kitab Hilyatul Auliya karya Al Imam Abu Nuaim Al Ashfani -rahimahulloh memang layak menjadi referensi utama dalam disiplin ilmu Sejarah. Nama lengkap penulisnya adalah Ahmad bin Abdullah bin Ahmad Al-Ashfahani. Beliau lahir pada tahun 336 H, dan wafat pada tahun 430 H.

Imam Adz-Dzahabi -rahimahulloh- mengatakan,

“Dia adalah Imam Al-Hafizh (penghafal Hadis), Ats-Tsiqah (terpercaya), sangat ‘alim, Syaikhul Islam.”

Imam Al-Khatib Al-Baghdadi -rahimahulloh- mengatakan,

“Saya tidak melihat orang yang layak menyandang gelar Al-Hafizh (pada zaman itu) selain dua orang: Abu Nu’aim Al-Ashfahani dan Abu Hazim Al-A’raj.”

Ibnu Ahmad Al-Hambali -rahimahulloh- mengatakan,

“Abu Nu’aim adalah satu-satunya orang di dunia ini yang memiliki isnad tertinggi yang disertai dengan kuatnya hafalan dan kedalaman pengetahuan dalam bidang Hadis dan disiplin ilmu-ilmunya.” (lihat : SyadzaratAdz-Dzahab)

Ibnu Mardawaih -rahimahulloh- mengatakan,

“Abu Nu’aim adalah orang yang didatangi banyak orang pada zamannya. Di seluruh penjuru dunia ini tidak ada orang yang lebih baik sanad dan hafalannya daripada dia. Para huffadh (penghafal Hadis) dunia berkumpul di sisinya. Sehingga setiap hari menjadi giliran salah seorang di antara mereka untuk membaca apa yang dia inginkan sampai menjelang Zhuhur. Lalu ketika dia (Abu Nu’aim) pulang ke rumahnya, terkadang ada orang yang membaca satu juz di hadapannya selama di jalan dan dia sama sekali tidak mengeluh. Dia selalu sibuk dengan menulis atau menyampaikan Hadis.”

Berikut ini terjemah dari Muqaddimah Hilyatul Auliya:

 

الْحَمْدُ لِلَّهِ مُحْدِثِ الْأَكْوَانِ وَالْأَعْيَانِ

 

Artinya:

Segala puji bagi Allah pencipta alam semesta dan benda benda

 

 وَمُبْدِعِ الْأَرْكَانِ وَالْأَزْمَانِ

 

Artinya:

Dan pencipta tiang-tiang dan waktu

 

 وَمُنْشِئِ الْأَلْبَابِ وَالْأَبْدَانِ

 

Artinya:

Dan pencipta akal dan badal

 

 وَمُنْتَخِبِ الْأَحْبَابِ وَالْخِلَّانِ

 

Artinya:

Dan pemilih para kekasih dan para teman

 

 مُنَوِّرِ أَسْرَارِ الْأَبْرَارِ بِمَا أَوْدَعَهَا مِنَ الْبَرَاهِينِ وَالْعِرْفَانِ

 

 

Artinya:

Penerang rahasia-rahasia orang bagus dengan penerang dan pengetahuan yang ia titipkan

 

 وَمُكَدِّرِ جِنَانِ الْأَشْرَارِ بِمَا حَرَمَهُمْ مِنَ الْبَصِيرَةِ وَالْإِيقَانِ

 

 

Artinya:

Dan pengotor hati-hati orang jelek dengan kewaspadaan dan keyakinan yang ia halangi

 

 الْمُعَبِّرِ عَنْ مَعْرِفَتِهِ الْمَنْطِقُ وَاللِّسَانِ

 

 

Artinya:

Yang ucapan dan lisan menjelaskan tentang pengetahuannya

 

 وَالْمُتَرْجِمِ عَنْ بَرَاهِينِهِ الْأَكُفُّ وَالْبَنَانِ بِالْمُوَافِقِ لِلتَّنْزِيلِ وَالْفُرْقَانِ

 

 

Artinya:

Yang menerjemahkan tentang tandanya telapak dan jari, yang sesuai dengan quran

 

 وَالْمُطَابِقِ لِلدَّلِيلِ وَالْبَيَانِ

 

 

Artinya:

Yang cocok dengan dalil dan keterangan

 

 فَأَلْزَمَ الْحُجَّةَ بِالْقَادَةِ مِنَ الْمُرْسَلِينَ

 

 

Artinya:

Maka ia menetapkan bukti dengan para pemimpin dari para utusan

 

 وَأَبْهَجَ الْمَنْهَجَ بِالسَّادَةِ مِنَ الْمُحَقِّقِينَ

 

 

Artinya:

Dan mempopulerkan jalan dengan para orang mulia dari para ahli kebenaran

 

 الَّذِينَ جَعَلَهُمْ خُلَفَاءَ الْأَنْبِيَاءِ

 

 

Artinya:

Yang Allah jadikan mereka para pengganti para nabi

 

 وَعُرَفَاءَ الْأَصْفِيَاءِ

 

 

Artinya:

Dan kenalan Orang-orang suci

 

 الْمُقَرَّبِينَ إِلَى الرُّتَبِ الرَّفِيعَةِ

 

 

Artinya:

Yang didekatkan pada derajat yang luhur

 

 وَالْمُنَزَّهِينَ عَنِ النِّسَبِ الْوَضِيعَةِ

 

Artinya:

Dan dijauhkan dari nisbat yang rendah

 

 وَالْمُؤَيَّدِينَ بِالْمَعْرِفَةِ وَالتَّحْقِيقِ

 

 

Artinya:

Yang menyampaikan pengetahuan dan kebenaran

 

 وَالْمُقَوَّمِينَ بِالْمُتَابَعَةِ وَالتَّصْدِيقِ

 

 

Artinya:

Dan menegakkan ikut dan kebenaran

 

 مَعْرِفَةً تُعْقِبُ لِمَعْرِفَتِهِمْ مُوَافَقَةً

 

 

Artinya:

Dengan sebuah pengetahuan yang mengikuti pengetahuan mereka sebuah kecocokan

 

 وَتُوجِبُ لِحُكْمِ نُفُوسِهِمْ مُفَارَقَةً

 

 

Artinya:

Dan menetapkan pada hukum diri mereka sebuah perpisahan

 

 وَتُلْزِمُ لِخِدْمَةِ مَشْهُودِهِمْ مُعَانَقَةً

 

 

Artinya:

Dan mewajibkan pada layanan kesaksian mereka sebuah rangkulan

 

 وَتُحَقَّقُ لِشَرِيعَةِ رَسُولِهِمْ مُرَافَقَةً

 

 

Artinya:

Dan menjelaskan pada jalan utusan mereka sebuah pertemanan

 

وَالصَّلَاةُ عَلَى مَنْ عَنْهُ بَلَّغَ وَشَرَّعَ

 

 

Artinya:

Dan selawawat semoga untuk orang yang menyampai kan dan mensyariatkan dari Allah

 

وَبِأَمْرِهِ قَامَ وَصَدَعَ

 

 

Artinya:

Dan dengan perintah Allah ia berdiri dan melarang

 

 وَلِمُتَّبِعِيهِ غَرَسَ وَزَرَعَ

 

 

Artinya:

Dan pada para pengikutnya ia menanam dan memanen

 

 مُحَمَّدٍ الْمُصْطَفَى الْمُصْطَنَعِ

 

 

Artinya:

Yaitu muhammad yang dipilih dan dibuat kekasih

 

 وَعَلَى إِخْوَانِهِ مِنَ النَّبِيِّينَ وَالْمُرْسَلِينَ

 

 

Artinya:

Dan untuk saudara-saudaranya dari para nabi dan rasul

 

 وَعَلَى آلِهِ وَصَحَابَتِهِ الْمُنْتَخَبِينَ وَسَلَّمَ

 

 

Artinya:

Dan untuk keluarganya dan sahabat-sahabat beliau yang dipilih, dan semoga Allah menyampai kan salam.

Demikian sedikit catatan tentang Terjemah Muqaddimah Hilyatul Aulia. Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)

 

(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep, Sulsel.

Immim pangkep

Tulisan Lainnya

Jenis-jenis Sanad
Oleh : Immim pangkep

Jenis-jenis Sanad

0 Komentar

KELUAR