Selasa, 06 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Nadhom Lamiyah Ibnul Wardi – 2 (Bait 13-22)

Nadhom Lamiyah Ibnul Wardi – 2 (Bait 13-22)

Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)

BLOGGURU – Nadhom apa itu Nadhom Lamiyah Ibnul Wardi? Nadhom Lamiyah Ibnu Wardi disebut juga dengan nama “Nashihatul Ikhwan wa Mursyidatul Khullan”, yang artinya Nasehat bagi saudara-saudara, dan Petunjuk bagi para sahabat.

Nadhom Lamiyah Ibnu Wardi adalah sebuah nadhom tentang hukum dan adab, berisi pesan dan nasehat yang bijak, petunjuk kepada manusia tentang apa-apa yang bermanfaat dan baik sebagai bekal kebahagiaan dunia dan akherat.  Nadhom Lamiyah Ibnu Wardi dapat juga dimaknai sebagai Qosidah yang luas maknanya, sempurna bentuknya, dan dalam bahasa yang bagus, dan indah. Sehingga sebagian bait dari qosidah atau nadhom tersebut menjadi mutiara hikmah yang seringkali dibawakan dalam majelis ilmu, ceramah dan dauroh ilmiyah.

Siapa sebenarnya Ibnul Wardi? Beliau bernama lengkap Umar bin Mudzoffar bin Umar bin Muhammad bin Abil Fawaris Abu Hafs Zainuddin ibnul Wardi. Beliau lahir Tahun 691 H (1292 M) dan wafat dalam Tahun 749 H (1349 M).

Karya tulis Ibnul Wardi selain Nadhom Laamiyah Ibnul Warni, diantaranya adalah:

1. Kharīdat al-ʿAjā’ib wa farīdat al-gha’rāib (Mutiara Keajaiban dan Keunikan hal-hal aneh), sebuah risalah geografis dengan bagian-bagian tentang sejarah alam.

2. Nadzmul Bahjah al Wardiyah, nadhom fiqih sebanyak 5063 bait.

3. Al Lubab fil I’rob

4. Syarah Alfiyah ibnu Malik

5. Syarah alfiyah ibnu Mu’ti.

Diantara ulama yang mensyarah karyanya adalah Syaikh Mas’ud Bin Hasan Al-Qinawi, yang mensyarah Nadhom Lamiyah Ibnul Wardi, dengan judul karya “Fathur Rohimir Rohman”.

Demikian sekilas tentang Ibnul Wardi dan berikut ini, Nadhom Lamiyah Ibnul Wardi:

 

– Laamiyah Ibnul Wardi – 

 

أيـن عادٌ أين فرعونُ ومن  *  رفـعَ الأهرامَ مـن يسمعْ يَخَلْ

 

Dimana kaum Ad, Firaun dan bala tentaranya yang membangun piramida. Barang siapa mendengar hal ini maka akan takut.

 

أينَ من سادوا وشادوا وبَنَوا  *  هَـلَكَ الكلُّ ولـم تُـغنِ القُلَلْ

 

Dimana orang yang menjadi pemimpin yang mampu membangun bangunan bangunan pencakar langit? Semuanya musnah! Bentengpun tak mampu menyelamatkan mereka.

 

أينَ أربابُ الحِجَى أهلُ النُّهى  *   أيـنَ أهـلُ العلمِ والقومُ الأوَلْ

 

Dimana para cendikiwan dan juga orang orang jenius, mana pemilik ilmu dan juga orang orang terdahulu ?

 

سيُـعيـدُ الله كـلاً منـهمُ  *  وسيَـجزي فـاعلاً ما قد فَعَلْ

 

Allah akan membangkitkan semuanya , dan akan memberikan balasan pada apa yang pernah dilakukan oleh mereka.

 

أيْ بُنيَّ اسمعْ وصايا جَمعتْ  * حِكمـاً خُصَّتْ بهـا خيرُ المِللْ

 

Wahai putraku dengarkanlah nasehat nasehat yang ada didalam agama ini.

 

أطلبُ العِلمَ ولا تكسَلْ فمـا  *   أبعـدَ الخيرَ على أهـلِ الكَسَلْ

 

Carilah ilmu dan jangan malas, karena kebaikan jauh dari para pemalas.

 

واحتفـلْ للفقهِ في الدِّين ولا  *  تـشتغلْ عنـهُ بـمالٍ وخَـوَلْ

 

Dan tekunilah ilmu fikih jangan sampai engkau melupakannya sebab terlalu sibuk dengan dunia.

 

واهـجرِ النَّومَ وحصِّلهُ فمنْ  *  يعرفِ المطلوبَ يـحقرْ ما بَذَلْ

 

Jangan banyak tidur dan pelajarilah fikih. Karena orang yang mengetahui berharganya apa yang ia cari maka akan merasakan ringan apa yang ia lakukan.

 

لا تـقلْ قـد ذهبتْ أربابُهُ  *  كلُّ من سارَ على الدَّربِ وصلْ

 

Jangan pesimis dengan mengatakan ahli ilmu sudah meninggal, karena siapapun yang berusaha ia akan sampai pada kesuksesan.

 

في ازديادِ العلمِ إرغامُ العِدى  *  وجمالُ العلمِ إصـلاحُ العمـلْ

 

(Bersambung)

 

 

Immim pangkep

Tulisan Lainnya

Apa yang dimaksud dengan Majrur?
Oleh : Immim pangkep

Apa yang dimaksud dengan Majrur?

Mashdar Muawwal dan Contohnya
Oleh : Immim pangkep

Mashdar Muawwal dan Contohnya

0 Komentar

KELUAR