
Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
Related Post: Shalawat Penyembuh Penyakit
BLOGGURU – Jika menyadari diri masih banyak bergelimang dosa, maka segerakanlah bertaubat. Jangan merasa diri masih banyak dosa, namun masih saja memusatkan segala aktivitas kehidupannya untuk mengejar dunia dan sampai lupa keharusan untuk segera bertaubat.
Mari untuk selalu menjaga amalan harian kita, saling ingat mengingatkan untuk selalu berpesan dalam kebaikan dan amal shaleh. Jika datang hari senin dan kamis, mari untuk membiasakan diri untuk berpuasa. Ya, PUASA SUNNAH SENIN DAN KAMIS”.
Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
Artinya:
“Amalan-amalan (hamba) di perlihatkan (kepada Allah) pada hari senin dan kamis, maka aku senang jika amalanku di perlihatkan (kepada-Nya) dan aku sedang berpuasa.” (HR. At- Tirmidzi. No: 747).
Mengerjakan puasa Senin Kamis telah dianjurkan Rasulullah SAW sebagaimana diterangkan dalam beberapa hadits yang dikutip dari buku Sunah-sunah Kecil Berpahala Besar oleh Muhammad Safrodin. Diriwayatkan dari Aisyah RA, ia berkata:
Artinya:
“Rasulullah Saw. biasa menaruh pilihan berpuasa pada Senin dan Kamis.” (HR An-Nasa’i)
Terkait alasan Rasulullah SAW berpuasa di hari Senin dan Kamis, Usamah bin Zaid pernah mengatakan:
Artinya:
“Aku berkata (kepada Rasulullah SAW), ‘Wahai Rasulullah, engkau terlihat berpuasa sampai-sampai dikira tidak ada waktu bagimu untuk tidak puasa. Engkau juga terlihat tidak puasa, sampai-sampai dikira engkau tidak pernah puasa kecuali dua hari yang engkau bertemu dengannya.’ Nabi SAW bertanya, ‘Apa dua hari tersebut?’ Usamah menjawab, ‘Senin dan Kamis.’ Lalu, beliau bersabda, ‘Dua hari tersebut adalah waktu dihadapkannya amalan kepada Tuhan semesta alam (kepada Allah). Aku sangat suka ketika amalanku dihadapkan sementara aku dalam keadaan berpuasa.'” (HR An-Nasa’i dan Ahmad).
Berikut ini Niat Puasa Senin dan Puasa Kamis:
Niat Puasa Hari Senin
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى
Artinya:
“Saya niat puasa hari Senin, sunnah karena Allah ta’ala.”
Niat Puasa Kamis
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى
Artinya:
“Saya niat puasa hari Kamis, sunnah karena Allah ta’ala.”
Apa saja manfaat Puasa Senin-Kamis itu jika ditinjau dari aspek Kesehatan? Dalam Buku “The Miracle of Puasa Senin Kamis” karya Ubaidurrahim El-Hamdy dan buku “Sehat Cara Al Qur’an & Hadits” karya Emma Pandi Wirakusumah, Puasa Senin-Kamis itu sangat banyak manafaatnya, diantaranya: Bermanfaat dalam mengistirahatkan Alat Pencernaan, Membersihkan Tubuh dari Racun dan Kotoran, Mencegah Penyakit, Mengurangi Aktivitas Mikroorganisme Jahat, Meningkatkan Daya Tahan Tubuh, Meningkatkan Daya Serap Makanan, serta Membuat Kulit Lebih Sehat
Saat berpuasa, cadangan energi yang disimpan di dalam kulit akan dikeluarkan dan terjadi proses regenerasi dan peremajaan sel-sel kulit. Karena itulah, tidak mengherankan jika orang yang sering berpuasa kulitnya menjadi lebih segar dan sehat.
Selain puasa senin-kamis, mari juga untuk selalu membiasakan diri memperbanyak shalawat. Ya, membaca shalawat setiap hari, dalam keadaan dan kondisi apapun dan tanpa terikat waktu. Setiap saat sempatkan diri untuk melafadzkan shalawat kepada baginda Rasulullah, Nabi Muhammad SAW.
Shalawat itu dapat menghancurkan Dosa-dosa, sebagaimana kalimat hikmah yang disampaikan oleh Sayyidina al-Imam Ja’far ash-Shadiq, zurriyat baginda Nabi Muhammad SAW bahwa, “Siapa yang tidak sanggup menutupi dosa – dosanya, maka perbanyaklah bersholawat kepada Sayyidina Muhammad Rosulullah SAW. Sesungguhnya sholawat itu benar – benar dapat menghancurkan dosa-dosa.”
Demikian sedikit pesan kebaikan untuk hari ini. Tentu saja ajakan puasa senin-kamis dan memperbanyak shalawat ini terutama ditujukan untuk diri penulis sendiri, hamba yang faqir ini. Semoga kita semua senantiasa berada dalam naungan ridhaNYA. Barakallahu fiikum. (*)
(* Muhammad Farid Wajdi, Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep.