Selasa, 06 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Sanad Keilmuan Guru Sejarah Kebudayaan Islam di Pesantren

Sanad Keilmuan Guru Sejarah Kebudayaan Islam di Pesantren

Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)

Related Post: Meraih Ijazah Sanad Kitab Ar-Rahiqul Makhtum

BLOGGURU – Perlukah seorang guru atau ustadz yang mengasuh mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) itu bersanad atau memiliki sanad keilmuan dari kutub turots untuk mendukung kompetensi mengajarnya?

Ya, jika itu ditanyakan kepada penulis, maka akan sangat baik jika seorang guru/ustadz pengasuh Mapel Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) memiliki sanad keilmuan. Mengapa? Seorang guru/ustadz Mapel SKI di Pondok Pesantren—terutama dalam tradisi salafiyah—idealnya tidak hanya memahami fakta sejarah, tetapi juga mewarisi sanad keilmuan dari kitab-kitab yang menjadi rujukan otoritatif dalam tradisi Islam klasik.

Berikut ini daftar kutub turots yang sebaiknya dikuasai (beserta sanad bila memungkinkan) oleh guru SKI, agar kompetensinya kuat secara keilmuan, metodologis, dan tradisional.

Kitab-Kitab Sejarah Islam (Tarikh)

1. Tarikh al-Rusul wa al-Muluk (Tarikh al-Tabari), ditulis oleh Imam Muhammad bin Jarir al-Tabari (w. 310 H). Isinya mengulas Sejarah Islam dari zaman Nabi hingga masa Abbasiyah awal sehingga diberi status sebagai sumber utama dalam historiografi klasik. Untuk sanadnya, jika memungkinkan, sanad riwayah ke al-Tabari atau guru-guru tafsir dan tarikh.

2. Kitab Al-Bidayah wa al-Nihayah, merupakan kitab komprehensif yang mengulas sejarah alam semesta, para nabi, dan dinasti islam, ditulis oleh Ibn Katsir (w. 774 H). Kitab ini dinilai masyhur ulama sinkron dengan tafsir dan hadits sebagai kelebihannya dan sanadnya terhubung ke ulama tafsir dan ulama hadits.

3. Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam (dari Ibn Ishaq), berupa Biografi Nabi Muhammad SAW yang ditulis oleh Ibn Hisyam (w. 213 H), menukil dari Ibn Ishaq. Kitab ini wajib dikuasai dalam konteks pemahaman fase Mekkah dan Madinah. Umumnya sanad sirah ke Ibn Ishaq atau Guru-guru sirah.

Lihat pula: Meraih Ijazah Sanad Kutub Shalawat dan Sirah Nabawiyah

Kitab Hadits dan Tafsir (Pendukung Historisitas)

Karena sejarah Islam erat kaitannya dengan hadis dan tafsir, seorang guru SKI juga sebaiknya memiliki sanad atau penguasaan terhadap:

1. Kitab Shahih al-Bukhari dan Kitab Shahih Muslim, diperlukan dan penting untuk memverifikasi kisah sejarah yang ada sandaran hadis.

2. Kitab Tafsir al-Tabari dan Tafsir Ibn Katsir. Dalam kitab ini, banyak ayat-ayat terkait sejarah yang dikomentari dengan data historis.

Lihat pula: Meraih Ijazah Sanad 16 Kutub Sirah

Kitab Ulumul Qur’an dan Ulumul Hadits

Untuk memperkuat pendekatan ilmiah dalam membaca sumber sejarah Islam:

1. Kitab Al-Itqan fi ‘Ulum al-Qur’an – Imam al-Suyuthi, diperlukan untuk memahami konteks ayat-ayat sejarah.

2. Kitab Muqaddimah Ibnu Shalah – Ibnu Shalah, diperlukan untuk memahami metodologi kritik sanad dalam sejarah.

Lihat pula: Download Kitab Tafsir Klasik dan Kontemporer

Kitab-Kitab Klasik Pesantren (Santri-Oriented)

Kitab-kitab berikut biasa dipakai di pesantren dan bisa juga digunakan oleh guru SKI dalam pembelajaran awal:

1. Kitab Nurul Yaqin fi Sirah Sayyidil Mursalin, dikarang oleh Syaikh Muhammad al-Khudhari sebagai referensi pengajaran sejarah yang ringkas, cocok untuk santri menengah

2. Kitab Khulashah Nural Yaqin (versi ringkas dari di atas), banyak dipakai di madrasah diniyah

3. Kitab Tarikh al-Khulafa’ – Imam as-Suyuthi, berisi biografi para khalifah dari Abu Bakar hingga Abbasiyah.

Jadi, seorang guru SKI harus tetap memperhatikan dan mengambil Rantai Ilmu (Sanad) yang ideal untuk mendukung kompetensinya, juga sebagai tuntutan penuntut ilmu untuk menyambung silsilah keilmuan dengan para ulama, khususnya keterhubungan dengan kutub sirah dan tarikh Islam.

Sudah menjadi seharusnya seorang guru SKI memiliki sanad atau ijazah dari guru ke guru yang tersambung kepada penulis kitab-kitab utama sejarah, tafsir, dan hadits, mewarisi metode membaca teks klasik dengan pemahaman kontekstual dan sanad ilmiah, serta memperkuat kapabilitas diri dengan dengan kajian lintas disiplin: sejarah, tafsir, hadits, sirah, dan tarikh.

Demikian catatan singkat ini terkait sanad keilmuan seharusnya bagi seorang guru SKI, semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)

(* Muhammad Farid Wajdi, Guru Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep, Sulsel.

Immim pangkep

Tulisan Lainnya

0 Komentar

KELUAR