
Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
Related Post: Mengenal Kitab Sirah Nabawiyah dan Tarikh Islam
BLOGGURU – Alhamdulillah, satu kesyukuran dan kebahagiaan tersendiri dapat mengikuti majelis ilmu/dauroh ilmiyyah yang memberikan ijazah sanad Kitab Ar-Rahiqul Makhtum karya Syekh Syafiyurrahman al-Mubarakfuri yang diselenggarakan oleh Markaz Imam Syafi’i dengan Mujiz: Ustadz Abu Idris Abdurrahman bin Syafaruddin al-Maidany.
Kitab Ar-Rahiqul Makhtum dikenal di Indonesia dengan nama kitab “Sirah Nabawiyah”, diterbitkan oleh Pustaka al-Kautsar. Memang Kitab “ar-Rahiqul Makhtum” adalah kitab sirah nabawiyah yang pernah dikukuhkan sebagai karya tulis terbaik oleh Rabithah al-Alam al-Islamy.
Kitab Ar-Rahiqul Makhtum ini memaparkan secara rinci dan gamblang riwayat hidup Nabi Muhammad SAW, sejak dari menjelang kelahirannya, lingkungannya, kehidupannya sebelum menjadi Rasul, bagaimana diutus, kehidupannya di tengah masyarakat, hingga kepada hal yang sekecil-kecilnya. Selain itu, kelengkapan sirah beliau mencakup semua aspek kehidupannya, mulai dari persoalan ibadah, muamalah, sosial dan sebagainya. Hal ini menandakan bahwa sirah beliau tidak sekedar menitikberatkan perhatian pada hal-hal yang bersifat ukhrawi saja, namun juga yang bersifat duniawi.
Kitab Ar-Rahiqul Makhtum ini juga merupakan salah satu referensi penting untuk meneladani sifat dan kehidupan Nabi Muhammad SAW dalam segala hal, mengambil ibrah (pelajaran) darinya, dan menerapkannya dalam kehidupan. Dalam kitab ‘sirah nabawiyah’ ini juga terdapat kupasan menarik mengenai sejarah kehidupan banga Arab; kehidupan agama, sosial, budaya, politik, ekonomi, letak geografisnya, suku-sukunya, dan beberapa kerajaan yang ada saat itu. Dipaparkan pula sisi kehidupan Rasulullah SAW secara lengkap dan terperinci kemudian ditutup dengan pemaparan detik-detik terakhir kehidupan beliau serta gambaran sifat dan budi pekerti beliau.
Sekadar saran dari penulis, jika sudah mendapati sanad kitab “Ar-Rahiqul Makhtum”, kejarlah juga pembacaan dan pemahaman dari Kitab Syamail Muhammadiyah, yang menguraikan tentang Pribadi, Karakter dan bahkan gambaran fisik Rasulullah SAW. Hadirilah majelis ilmu yang memberikan sanad kedua kitab penting ini. Tiada sesuatu yang lebih indah mengakrabi manusia, selain mengakrabi sosok, pribadi, karakter, teladan Nabi Muhammad SAW dan perjalanan dakwahnya menjadi rahmat bagi seluruh sekalian alam.
Semoga catatan kecil ini bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)
(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep, Sulsel.
Artikel/tulisan terkait: