
Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
Related Post: Tanya Jawab Seputar Tauhid
BLOGGURU – Jika kita mengenal Kitab Aqidah Ath-Thahawiyyah, maka tentu sangat penting pula mengenal Al-Imam Abu Ja’far Ath-Thahawiy, sebagai disebutkan dalam Syarh Al-‘Aqidah Ath-Thahawiyyah Iibni Abil ‘Izz Al-Hanafi , Maktabah Al-Imam Al-Wādi’î : 16
Berkata Al-Imam Al-Qadhi Ibnu Abil ‘Izz Al-Hanafi Ad-Dimasyqi (W. 792 H) rahimahullah ta’ala bahwa, “Diantara orang-orang yang menegakkan kebenaran ini dari para ulama kaum muslimin adalah : Al-Imam Abu Ja’far Ahmad bin Muhammad bin Salāmah Al-Azdiy Ath-Thahawiy. Semoga Allah melimpahkan kepada beliau rahmat-Nya, beliau hidup setelah dua ratus hijriyyah, karena sesungguhnya kelahiran beliau pada tahun dua ratus tiga puluh sembilan (239 H) dan beliau wafat pada tahun tiga ratus dua puluh satu (321 H)”.
Kemudian, pada kitab syarh yang sama, Al-Imam Al-Qadhi Ibnu Abil ‘Izz Al-Hanafi Ad-Dimasyqi (W. 792 H) rahimahullah ta’ala mengungkapkan bahwa Sumber Kitab Aqidah Ath-Thahawiyah sebagai berikut:
“Beliau (Al-Imam Abu Ja’far Ath-Thahawiy) rahimahullah telah mengkhabarkan dari yang para salaf ada padanya, dan beliau nukilkan dari Al-Imam Abu Hanifah An-Nu’man bin Tsābit Al-Kūfi dan dua sahabat Abu Hanifah yaitu Abu Yusuf Ya’qub bin Ibrahim Al-Himyari Al-Anshāri dan Muhammad bin Hasan Asy-Syaibānî radhiyallahu ‘anhum apa-apa yang mereka yakini dari prinsip-prinsip agama dan mereka beragama (beribadah) dengannya kepada Allah Rabb semesta alam”.
《Syarh Al-‘Aqidah Ath-Thahawiyyah Iibni Abil ‘Izz Al-Hanafi , Maktabah Al-Imam Al-Wādi’î : 16》
Demikian, wallahu ‘alam bish-shawab. (*)
(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep.