
Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
Related Post: DOWNLOAD Kitab Tafsir Jalalain: Cover – Content
BLOGGURU – Tafsir al-Jalalain (تفسير الجلالين ) adalah sebuah kitab tafsir al-Qur’an, yang awalnya disusun oleh Syaikh Jalalluddin al-Mahalli pada tahun 1459, dan kemudian dilanjutkan oleh muridnya Jalaluddin as-Suyuthi pada tahun 1505. Kitab tafsir ini umumnya dianggap sebagai kitab tafsir Sunni yang banyak dijadikan rujukan, sebab dianggap mudah dipahami dan terdiri dari hanya satu jilid saja.
Syaikh Jalaludin al-Mahalli mengawali penulisan tafsir sejak dari awal Qs. Al-Kahfi sampai dengan akhir Qs. An-Naas sebagaimana disebutkan Abdul Aziz bin Ibrahim bin Qasim (1420 H) dalam Ad-Dalil ila Mutun al-‘Ilmiyyah. Riyadh: Dar ash-Shumai’i. hlm. 99. Setelah itu Syaikh Jalaluddin al-Mahalli menafsirkan Qs. al-Fatihah sampai selesai, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qaththan, Syaikh Manna’ (2006). Pengantar Studi Ilmu Al-Qur’an (Mabahits fi Ulum al-Qur’an). Penerjemah: H. Aunur Rafiq El-Mazni, Lc. MA. Editor: Abduh Zulfidar Akaha, Lc. & Muhammad Ihsan, Lc. (edisi ke-1). Jakarta: Pustaka Al-Kautsar. hlm. 457. Syaikh Al-Mahalli kemudian wafat sebelum sempat melanjutkannya.
Syaikh Jalaluddin as-Suyuthi kemudian melanjutkannya, dan memulai dari Qs. al-Baqarah sampai dengan Qs,. al-Isra’. Kemudian beliau rahimahullah meletakkan tafsir Qs. Al-Fatihah pada bagian akhir urutan tafsir dari Al-Mahalli yang sebelumnya. Namun, masih terdapat perbedaan pendapat mengenai kadar kerja masing-masing penafsir tersebut.
***
Baca pula: Terjemah Surah Al-Fatihah dalam Tafsir Jalalain
Secara harfiah “Al-Jalalain” artinya dua Jalal. Disebut demikian, karena kitab tafsir ini ditulis oleh dua ulama terkenal yaitu Imam Jalaluddin Muhammad bin Ahmad bin Muhammad bin Ibrahim Al-Mahalli. Beliau lahir di Mesir pada tahun 771 H dan meninggal dunia pada tahun 864 H di Mesir. Penulis kedua adalah Imam Jalaluddin Abul Fadhl ‘Abdurrahman bin Abu Bakr bin Muhammad bin Abu Bakr Al-Khudhairy Ath-Thuluuni Al-Mishri Asy-Syafi’i, biasa disebut dengan Imam As-Suyuthi. Beliau lahir setelah Maghrib pada malam Ahad bulan Rajab tahun 849 H dan wafat pada malam Jumat 19 Jumadal Ula di rumahnya di Mesir dalam usia 61 tahun pada tahun 911 H.
Awalnya Jalaluddin Al-Mahalli menulis tafsir ini mulai dari surah Al-Kahfi sampai surah An-Naas. Dan ketika menyelesaikan tafsir surah Al-Fatihah, beliau wafat. Lalu Jalaluddin As-Suyuthi pun melanjutkannya. Beliau menulis dari tafsir surah Al-Baqarah hingga surah Al-Isra’.
Secara metodologi penulisan, tidak ada perbedaan mencolok diantara dua penulis.
Penilaian ulama mengenai tafsir Jalalain
Kelebihan kitab tafsir ini adalah:
Kekurangan kitab tafsir ini adalah:
Demikian sedikit catatan tentang Tafsir Jalalain ini yang penulis pelajari dan kaji seusai mendapatkan ijazah sanad Kitab Tafsir Jalalain ini. Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)
(* Muhammad Farid Wajdi, Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep.