Info Sekolah
Rabu, 07 Okt 2026
  • WELCOME TO Official Website Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep
  • WELCOME TO Official Website Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep
15 Juli 2025

Apa dan Bagaimana itu Kitab Turats?

Sel, 15 Juli 2025 Dibaca 1349x

Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)

Related Post: Kitab Kuning yang dipelajari di Pesantren IMMIM

IMMIMPANGKEP – Di kalangan para santri dan siswa (i) madrasah, tentu mengenal istilah “Kitab Kuning” sebagai kitab yang kertas berwarna kekuning-kuningan yang merujuk kepada kitab karya para ulama dalam berbagai khazanah keilmuan Islam yang menjadi acuan pembelajaran khazanah keilmuan Islam. Namun, tak banyak yang tahu kalau kitab kuning itu lazim pula disebut kitab turats.

Kitab Turats (kadang juga disebut al-kutub al-turatsiyyah) adalah istilah yang merujuk pada karya-karya klasik Islam yang ditulis oleh para ulama terdahulu, terutama antara Abad ke-2 hingga ke-14 Hijriah. Kata “turats” sendiri secara harfiah berarti warisan—dalam konteks ini, warisan intelektual dan keilmuan umat Islam. Apa itu Kitab Turats? Kitab Turats adalah kitab-kitab yang mencerminkan pemikiran, hukum, teologi, tasawuf, dan kebudayaan Islam yang dikembangkan oleh para ulama klasik. Kitab-kitab ini biasanya ditulis dalam bahasa Arab (klasik) dan menjadi sumber utama dalam tradisi keilmuan pesantren.

Apa saja karakteristik Kutub Turats? Diantara kekhasannya adalah: (1) Bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis. Seluruh pembahasannya berakar dari sumber utama Islam, (2) Ditulis oleh Ulama Mujtahid dan Imam Mazhab. Seperti Imam al-Ghazali, Imam Syafi’i, Imam Malik, al-Nawawi, Ibn Hajar, dan banyak lainnya, (3) Menggunakan Bahasa Arab Klasik. Memerlukan penguasaan nahwu, sharaf, balaghah, dan ilmu alat lainnya, (4) Menjadi Kurikulum Pesantren. Dipelajari dalam sistem halaqah, sorogan, dan bandongan, dan (5) Multidisipliner. Mencakup fikih, tafsir, akidah, tasawuf, gramatika, logika, filsafat, dan bahkan astronomi.

Contoh Kitab Turats yang Populer di Pesantren:

Disiplin Contoh Kitab
Fikih Fath al-Qarib, Fath al-Mu’in, Taqrib, Bajuri
Tauhid Jawharat al-Tawhid, Sullam al-Taufiq, Aqidatul Awam
Tasawuf Ihya Ulum al-Din (al-Ghazali), Bidayat al-Hidayah
Nahwu Ajurumiyyah, Alfiyah Ibn Malik
Balaghah Jauhar Maknun, Mukhtashar al-Ma’ani
Tafsir Tafsir al-Jalalayn, Tafsir al-Maraghi

Bagaimana Kitab Turats Dipelajari di Pesantren? Oleh Para kyai, Ustadz atau Guru yang membawakan pengajian kitab atau pengajaran Islam dengan menggunakan kitab turats maka dilakukan dengan cara: (1) Melalui talaqqi (tatap muka langsung dengan guru). Santri tidak hanya membaca, tapi mendengarkan penjelasan (syarh) dari kyai atau ustadz. (2) Menggunakan metode bandongan, sorogan, dan halaqah. Santri menyimak atau menyetor bacaan kepada guru dengan pendalaman makna kata demi kata, dan (3) Dibubuhi catatan pinggir (ta’liq/jawami’). Ini menjadi bagian dari khazanah hidup santri dan guru.

Lihat pula: Mengakrabkan Diri dengan Kitab Kuning di Pesantren

Mengapa Kitab Turats Masih Relevan? Tentu banyak alasannya mengapa sampai saat ini pembelajaran kitab kuning atau kutub turats masih tetap relevan dijadikan rujukan atau bahan referensi dalam pembelajaran khazanah keilmuan Islam, diantaranya adalah karena menjadi warisan ulama. Kitab Turats adalah warisan pemikiran yang kokoh dan sistematis, mendorong kedalaman berpikir (tadabbur, istinbath, qiyas), mengajarkan adab keilmuan dan keikhlasan dalam belajar, serta memberi fondasi kuat untuk menjawab persoalan kontemporer secara bijaksana.

Bagaimana Kitab Turats bisa dihidupkan Ulang? Tentu ada banyak hal yang bisa dilakukan, diantaranya adalah kontekstualisasi tanpa mengubah substansi, mengkaji ulang dengan pendekatan tematik (misalnya fikih lingkungan, fikih digital, dan lain-lain, serta diterjemahkan dan diajarkan secara interaktif kepada generasi baru. Maka demikianlah Kitab Kuning (kutub turats) masih relevan hingga kini diajarkan di madrasah dan pondok pesantren, dan malahan disitulah salah satu keunggulan pendidikan yang ada di Pondok Pesantren, khususnya Pesantren Salafiyah, yaitu mengkaji khazanah keilmuan Islam dari sumber aslinya: para ulama! Pemahaman yang baik akan isi kitab kuning juga menjadi jalan menyambungkan rantai atau silsilah keilmuan dengan para ulama, yang lazim disebut sanad. Apa dan bagaimana itu sanad keilmuan, silakan baca link tulisan berikut: 10 Artikel Ini Bisa Membuatmu Memahami Tentang Sanad Keilmuan

Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)

(* Muhammad Farid Wajdi, Pembelajar Kutub Turats/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep, Sulsel.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

 

Spam Diblokir

INFO PESANTREN

Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep

NPSN 40300674
Jl. H Fadeli Luran, Kelurahan Biraeng, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, 90614
TELEPON 081257328077
EMAIL immimpangkep@gmail.com
WHATSAPP +62-81257328077