Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
IMMIMPANGKEP – Alhamdulillah, satu kesyukuran dan kebahagiaan tersendiri dapat berbagai (sharing) tentang Tips dan Trik Menghafal al-Qur’an. Sebagaimana umumnya metode yang dipakai Hafidz/Hafidzah dalam menghafal Al-Qur’an, maka demikian pulalah metode yang penulis terapkan, yaitu Muraja’ah berkali-kali, paling sedikit 25 kali untuk setiap ayat.
Dalam tulisan ini, penulis ingin berbagi tentang Metode Menghafal Al-Qur’an untuk Surah Ar-Rahmaan, Surah ke-55, Djuz 27 yang terdiri atas 78 ayat. Sebelum melangkah ke metode muraja’ah, penulis terlebih dahulu tuliskan Qs. Ar-Rahmaan disini, untuk ayat 11-20.
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
فِيۡهَا فَاكِهَةٌ ۖ ۙ وَّالنَّخۡلُ ذَاتُ الۡاَكۡمَامِ
Fiihaa faakihatunw wan nakhlu zaatul akmaam
Artinya:
11. di dalamnya ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang,
وَالۡحَبُّ ذُو الۡعَصۡفِ وَالرَّيۡحَانُۚ
Walhabbu zul ‘asfi war Raihaanu
Artinya:
12. dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya.
فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Fabi ayyi aalaaa’i Rabbikumaa tukazzibaan
Artinya:
13. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
خَلَقَ الۡاِنۡسَانَ مِنۡ صَلۡصَالٍ كَالۡفَخَّارِۙ
Khalaqal insaana min salsaalin kalfakhkhaari
Artinya:
14. Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar,
وَخَلَقَ الۡجَآنَّ مِنۡ مَّارِجٍ مِّنۡ نَّارٍۚ
Wa khalaqal jaaan mim maarijim min naar
Artinya:
15. dan Dia menciptakan jin dari nyala api tanpa asap.
فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Fabi ayyi aalaaa’i Rabbikumaa tukazzibaan
Artinya:
16. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
رَبُّ الۡمَشۡرِقَيۡنِ وَ رَبُّ الۡمَغۡرِبَيۡنِۚ
Rabbul mashriqayni wa Rabbul maghribayni
Artinya:
17. Tuhan (yang memelihara) dua timur dan Tuhan (yang memelihara) dua barat.
فَبِاَىِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Fabi ayyi aalaaa’i Rabbikumaa tukazzibaan
Artinya:
18. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
مَرَجَ الۡبَحۡرَيۡنِ يَلۡتَقِيٰنِۙ
Marajal bahrayni yalta qiyaani
Artinya:
19. Dia membiarkan dua laut mengalir yang (kemudian) keduanya bertemu,
بَيۡنَهُمَا بَرۡزَخٌ لَّا يَبۡغِيٰنِۚ
Bainahumaa barzakhul laa yabghiyaan
Artinya:
20. di antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing.
Metode muraja’ahnya adalah dengan melakukan pengulangan penyebutan minimal 25 kali per pada ayat ke-11 Qs. Ar-Rahmaan, kemudian dilanjutkan membaca ayat berikutnya 25 kali juga pada ayat ke-12 Qs. Ar-Rahmaan. Sebelum melangkah ke ayat ke-13, maka ulangilah sebanyak 25 kali ayat 11 dan 12 kemudian gabung penyebutannya dengan ayat ke-13, begitu seterusnya. Sebelum melangkah ke ayat 14, ulangilah kembali gabungan ayat 11,12,13 kemudian gabung penyebutannya dengan ayat ke-14 sebelum melangkah ke ayat ke-15 sebanyak 25 kali. Lakukan seperti itu seterusnya sampai ayat ke-20, sebelum melangkah ke ayat ke-21.
Metode kedua, muraja’ah kembali beberapa ayat tersebut dalam Shalat Maghrib, bagi menjadi dua bagian dari ayat 11-15 Qs Ar-Rahmaan, yaitu ayat 11-15 dan ayat 16-20 pada dua rakaat pertama. Ulangi kembali bacaan dalam shalat tersebut, ayat 11-15 dan 16-20 Qs. Ar-Rahmaan pada dua rakaat pertama tersebut di Shalat Isya.
Selamat Mencoba. Barakallahu fiikum. (*)
(* Muhammad Farid Wajdi, Sekretaris Program Tahfidz Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep, Sulsel.
Tinggalkan Komentar