Selasa, 06 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Terjemah Kitab Irsyadul ‘Ibad (6): Pasal Hukum-Hukum Wudhu’

Terjemah Kitab Irsyadul ‘Ibad (6): Pasal Hukum-Hukum Wudhu'

Related Post: Terjemah Kitab Irsyadul ‘Ibad (5): Bab Wudhu’

BLOGGURU – Berikut ini sambungan dari terjemahan sebelumnya dari Kitab Irsyadul ‘Ibad, Bab Wudhu, Pasal Hukum-hukum Wudhu’

Syarat-syarat wudhu;’

  1. Air mutlak atau dikiranya mutlak,
  2. Islam
  3. Tamyiz (bisa membedakan antara yang baik dan buruk).
  4. Mengetahui fardhu-fardhunya wudhu.’
  5. Tidak boleh mengira yang fardhu menjadi sunah.
  6. Antara kulit anggota orang yang berwudu dan sampainya air ke kulit tidak ada yang menghalangi (suatu misal ada cat di kulit dan lain-lain)
  7. Tidak ada sesuatu yang merobah keadaan air seperti kotoran di pinggir kuku atau za’faran atau minyak cendana.
  8. Mengalirkan air ke seluruh anggota wudhu.’
  9. Masuknya waktu shalat fardhu bagi orang yang terus-menerus hadas (suatu misal orang yang terus menerus mengeluarkan air kencing sekalipun sedikit).

Fardhunya wudhui

  1. Niat mendatangi fardhu wudhu’ atau bersuci untuk menjalankan shalat pada permulaan membasuh muka
  2. Membasuh muka.
  3. Membasuh kedua tangan sampai pada dua siku-siku.
  4. Mengusap sebagian kepala.
  5. Membasuh dua kaki sampai kedua mata kaki.

Catatan Kecil:

Apabila seseorang ragu apakah sudah membasuh salah satu anggota wudhu’ ataukah belum, padahal dia di tengah-tengah berwudhu’ maka anggota tersebut dibasuh lagi, begitu juga anggota sesudahnya. Apabila lupa sesudah wudhu’nya selesai maka tidak usah mengulangi lagi. (*)

Immim pangkep

Tulisan Lainnya

0 Komentar

KELUAR