
Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
BLOGGURU – Kitab Qowaidul I’lal merupakan Kitab Shorof Dasar karya Ulama Nusantara Syaikh Mundzir Nadzir. Kata “Qowaidul I’lal” yang menjadi judul kitab ilmu tata bahasa Arab ini terdiri dari dua suku kata yaitu Qowaid (bentuk jamak dari kata Qoidah), yang bermakna kaidah-kaidah dan I’lal yang berarti perubahan huruf ilat: wawu, alif, dan ya.
Jadi, secara sederhana kitab “Qowaidul I’lal” ini merupakan kitab yang membahas ilmu tata bahasa arab, khususnya mengenai perubahan asal suatu lafadz. Kitab ini ditulis dengan bahasa yang singkat dan jelas. Dalam mempelajari ilmu shorof tidak cukup hanya bermodalkan dengan memahami wazan-wazan fi’il saja, tetapi harus juga memahami kaidah-kaidah dalam I’lal.
Berikut ini Terjemah Kitab Qowaidul I’lal (16): Kaidah Keenam Belas – القاعدة السادسة عشرة
Artinya:
Ketika fa’ fiil wazan ifta’ala adalah shod atau dlod atau tho’ atau dzo’, maka ta’-nya diganti tho’, karena sulitnya mengucapkan ta’ setelah huruf-huruf ini. digantinya ta’ menjadi tho’ karena kedekatan keduanya dalam makhrojnya, seperti: istholaha, idltoroba, ittoroda, idzoharo, asalnya istalaha, idltaroba, idztaroda, idztaharo.