
Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
Related Post: Mushaf al-Qur’an Riwayat Hafsh an-Ashim
BLOGGURU – Alhamdulillah satu kesyukuran dan kebahagiaan tersendiri dapat mengikuti Majelis Qiroat Sanad 30 Djuz Kelas Munawwabah Binnadzhor yang diselenggarakan via Google Meet oleh Lembaga Pendidikan Islam Al-Ahsan (LPIA), Medan dengan pengajar/ustadz pembimbing: Ustadz Satriawan Darma Bakti, S.H., M.H.
Majelis Qiroat Sanad 30 Djuz Kelas Munawwabah Binnadzhor diikuti oleh 22 peserta, dan penulis sendiri mengambil dua sanad qira’at, yaitu Qiraat Hafs an Ashim dan Qiraat Syu’bah an Ashim. Majelis dimulai dari tanggal 1 Ramadhan 1445 H sampai dengan selesainya pembacaan Al-Qur’an 30 Djuz, dan Alhamdulillah selesai pada tanggal 11 Ramadhan 1445 H/22 Maret 2024 M.
Ustadz pembimbing, Satriawan Darma Bakti merupakan pemilik sanad 10 Qiraat Mutawatir dan Sanad Riwayat Hafs an Ashim dengan jarak 28 generasi (Mujaz Syaikh Misbah). Beliau sebelum memandu pembacaan Al-Qur’an secara bergiliran, menjelaskan terlebih dahulu beberapa prinsip dasar dan kaidah tajwid.
Satu kesyukuran tersendiri bahwa selama pelaksanaan Majelis Qiraat, penulis tidak pernah faut, atau melewatkan kehadiran dan selalu berperan aktif membaca dan menyimak bacaan peserta lainnya. (Lihat Daftar Hadir Peserta dari Panitia: DISINI)
Demikian catatan singkat Majelis Qiroat Sanad 30 Djuz Kelas Munawwabah Binnadzhor sebagai pengingat kegiatan yang telah diikuti. Dalam postingan ini, penulis lampirkan link Mushaf Al-Qur’an Qiraat Hafs an Ashim/Syu’bah an Ashim dan hal terkait beberapa kaidah ilmu tajwid.
Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)
(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep, Sulsel.
Sehimpun Tulisan/Artikel terkait: