Selasa, 06 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin – Djuz 1 (12): Sopan Santun Murid terhadap Guru dan Temannya

Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin – Djuz 1 (12): Sopan Santun Murid terhadap Guru dan Temannya

BLOGGURU – Berikut ini terjemah dari Kitab Dasar Akhlaq – Djuz 1 yang diperuntukkan bagi Anak Laki-laki (Remaja Putra pada khususnya), yang diajarkan kitabnya pada banyak Pondok Pesantren atau Madrasah setingkat Ibtidaiyah dan Tsanawiyah.

Wahai murid yang sopan! Sesungguhnya gurumu banyak merasakan payah dalam mendidikmu. Ia mendidik akhlakmu dan mengajari ilmu yang berguna bagimu dan menasihatimu dengan nasihat – nasihat yang berguna. Semua itu dilakukan karena ia sangat mencintaimu sebagaimana ayah dan ibumu mencintaimu. Gurumu berharap di masa depanmu engkau menjadi seorang yang pandai dan berpendidikan.

Hormatilah gurumu sebagaimana engkau menghormati kedua orang tuamu, dengan duduk sopan di depannya dan berbicara kepadanya dengan penuh hormat. Apabila ia berbicara, maka janganlah memutuskan pembicaraannya, tetapi tunggulah hingga ia selesai darinya.

Dengarkanlah pelajaran – pelajaran yang diberikan oleh guru. Jika engkau tidak memahami sesuatu dari pelajaran – pelajaranmu, maka bertanyalah kepadanya dengan lemah lembut dan hormat, dengan mengangkat jarimu lebih dahulu sehingga ia mengizinkan engkau bertanya. Apabila ia bertanya kepadamu tentang sesuatu, maka berdirilah dan jawablah pertanyaan dengan jawaban yang baik. Dan engkau tidak boleh menjawab jika ia bertanya kepada selainmu, maka ini tidak sopan.

Apabila engkau ingin dicintai gurumu, maka laksanakanlah kewajiban – kewajibanmu, yaitu engkau tetap hadir setiap hari dalam waktu yang ditentukan. Maka janganlah absen atau dating terlambat, kecuali bila ada halangan yang benar. Hendaklah engkau segera masuk ke dalam kelas sesudah istirahat. Janganlah suka terlambat. Jika gurumu menegurmu, janganlah engkau beralasan dihadapannya dengan alasan – alasan yang tidak benar.

Hendaklah engkau memahami seluruh pelajaranmu dan selalu menghafal serta mempelajarinya. Hendaklah engkau memperhatikan kebersihan kitab – kitab dan alat – alatmu serta ketertibannya. Hendaklah engkau tunduk kepada perintah – perintah guru dari hatimu, bukan karena takut hukuman. Janganlah engkau marah jika ia menghukummu, karena ia tidak akan menghukummu, kecuali agar engkau melaksanakan kewajiban – kewajibanmu, dan jika engkau sudah besar, engkau akan berterima kasih kepadanya atas hal itu.

Walaupun ia menghukummu, gurumu tetap mencintaimu dan berharap agar hukuman ini berguna bagimu. Oleh karena itu, berterima kasihlah kepada guru atas keikhlasannya dalam mendidikmu dan janganlah melupakan kebaikannya selama – lamanya. Adapun murid yang rusak akhlaknya, maka ia pun marah jika gurunya menghukumnya, kadang – kadang ia mengadukan hal itu kepada ayahnya.

Wahai murid yang cerdas! Engkau belajar bersama teman – temanmu di satu sekolah dan engkau pun hidup bersama saudara – saudaramu dalam satu rumah. Oleh karena itu cintailah mereka sebagaimana engkau mencintai saudara – saudaramu. Hormatilah orang yang lebih tua darimu dan sayangilah anak yang lebih muda darimu, hendaklah engkau membantu teman – temanmu untuk mendengar keterangan guru pada waktu pelajaran dan memelihara tata tertib.

Pada waktu istirahat bermainlah bersama mereka di halaman, bukan di dalam kelas. Jauhilah pemutusan hubungan dan pertengkaran, dan teriakan serta permainan yang tidak pantas bagimu.

Apabila engkau ingin dicintai di antara teman – temanmu, maka janganlah kikir terhadap mereka jika mereka meminjam sesuatu darimu, karena sifat kikir itu buruk sekali. Janganlah sombong terhadap mereka jika engkau seorang anak yang pandai atau rajin ataupun kaya, karena kesombongan bukanlah dari akhlak anak – anak yang baik. Akan tetapi jika engkau melihat seorang murid yang malas, maka nasihatilah dia supaya ia bersungguh – sungguh dan meninggalkan kemalasanya. Atau anak yang bodoh, maka bantulah dia untuk memahami pelajaran – pelajarannya. Atau anak yang miskin, sayangilah dan bantulah dia dengan apa yang engkau dapat membantunya.

Janganlah mengganggu temanmu dengan menyempitkan tempat duduknya atau menyembunyikan sebagian peralatannya ataupun memalingkan pipimu kepadanya atau memandang kepadanya dengan pandangan tajam atau berburuk sangka kepadanya.

Jangan pula mengganggu dengan meneriakinya dari belakang agar ia terkejut, atau meniup ditelinganya atau berteriak di telinganya. Apabila engkau meminjam sesuatu darinya, maka janganlah merusakkan atau menghilangkan atau mengotorkannya. Kembalikanlah barang itu segera kepadanya dan berterima kasihlah atas kebaikannya.

Jika engkau berbicara dengan temanmu, maka berbicaralah dengan lemah lembut dan tersenyum. Janganlah mengeraskan suaramu atau bermuka cemberut. Janganlah marah, dengki dan berkata buruk. Janganlah berdusta, mencaci dan mengadu domba. Janganlah bersumpah pada waktu berbicara, walaupun engkau benar. (*)

(Bersambung …. )

Immim pangkep

Tulisan Lainnya

Adab sebelum Tidur
Oleh : Immim pangkep

Adab sebelum Tidur

0 Komentar

KELUAR