Rabu, 07 Okt 2026
  • Pondok Pesantren Putri IMMIM Pangkep, Pesantren yang khusus menerima santri putri ini, kampusnya berada di bilangan jalan poros Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep

Catatan Kuliah S2 Non Reguler (14): Studi Qur’an dan Dinamika Peradaban Islam

Catatan Kuliah S2 Non Reguler (14): Studi Qur'an dan Dinamika Peradaban Islam

Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)

Related Post: Kontribusi Peradaban Islam terhadap Ekonomi dan Perdagangan

BLOGGURU – Alhamdulillah, satu kesyukuran dan kebahagiaan tersendiri, hari ini, Ahad (19/10/2025), merupakan pertemuan kelima untuk Mata Kuliah Studi Qur’an dan Dinamika Peradaban Islam sejak penulis mengikuti perkuliahan S2 Non reguler Program Dirasah Islamiyah Konsentrasi Sejarah Peradaban Islam (SPI).  Sesuai jadwal, Untuk tiap Hari Ahad, pada pukul 16.00 – 18.00 WITA, mata kuliah “Studi Qur’an” dibawakan oleh Dr Muhammad Daming, dan pada Pukul 20.00 – 22.00 WITA, mata kuliah “Dinamika Peradaban Islam” dibawakan oleh Prof Dr Hasaruddin.

Pada Kuliah Online “Studi Qur’an” via Zoom Meeting (120 Menit), melanjutkan Pembahasan pada pekan sebelumnya, Dr Muhammad Daming memberikan kesempatan kepada Sdr. Syahdino Sahdana sebagai penyaji makalah/presentasi ketiga: Kontribusi Peradaban Islam terhadap Kemajuan Ekonomi dan Perdagangan (1). Lihat PPT-nya disini: PPT_Syahdino Sahdana_SJT PPT KONTRIBUSI PERADABAN ISLAM TERHADAP EKONOMI DAN PERDAGANGAN

Beberapa pertanyaan, tanggapan dan konfirmasi yang mengemuka terkait Makalah/Artikel yang disajikan adalah:

1. Bagaimana membedakan antara kontribusi ekonomi yang bersifat religious-based (akibat ajaran Islam) dan cultural-based (akibat kebiasaan sosial Arab-Persia) dalam sejarah perdagangan Islam?

2. Sejauh mana prinsip-prinsip ekonomi Islam klasik (seperti larangan riba, zakat, wakaf) benar-benar mempengaruhi kemajuan perdagangan dunia Islam, dan bukan sekadar simbol moral?

3. Apakah kemajuan ekonomi Islam lebih disebabkan oleh faktor internal (etika Islam, institusi wakaf, keadilan hukum) atau faktor eksternal (letak geografis strategis, jalur rempah, teknologi India-Cina)?

4. Bagaimana Anda mengukur “kemajuan ekonomi” dalam konteks peradaban Islam abad pertengahan ketika tidak ada data GDP, neraca perdagangan, atau indeks ekonomi formal?

5.  Dalam konteks etika perdagangan Islam, bagaimana peradaban Islam mengatasi kontradiksi antara keuntungan maksimal dan keadilan distributif yang diwajibkan syariah?

Absensi Zoom Meeting perkuliahan "Dinamika Peradaban Islam", Ahad (19/10/2025). (foto: ist/*)

Absensi Zoom Meeting perkuliahan “Dinamika Peradaban Islam”, Ahad (19/10/2025). (foto: ist/*)

Sementara itu, pada perkuliahan “Dinamika Peradaban Islam” yang diasuh oleh Prof Hasaruddin, Sdr. Syahdino Sahdana menyajikan Makalah/Artikel berjudul, “MAKALAH SYAHDINO SAHDANA_SJT ” (Lihat PPT-nya disini: PPT_SYAHDINO SAHDANA_SJT ). Beberapa pertanyaan, tanggapan dan konfirmasi yang mengemuka pada saat sesi tanya jawab adalah sebagai berikut:

1. Bagaimana pidato politik Abu Bakar Asy-Shiddiq mencerminkan paradigma kepemimpinan Islam awal yang menyeimbangkan antara kekuasaan spiritual dan kekuasaan politik?

2. Dalam konteks sosiopolitik pasca wafat Nabi, sejauh mana pidato Abu Bakar berfungsi sebagai “doktrin stabilisasi kekuasaan” untuk menjaga legitimasi negara Madinah?

3. Bagaimana prinsip “ketaatan kepada pemimpin selama dalam ketaatan kepada Allah” dalam pidato Abu Bakar mencerminkan prinsip dasar teori kontrak sosial dalam Islam?

4. Mengapa Abu Bakar menolak kompromi terhadap kelompok yang menolak zakat, padahal sebagian masih mengucap syahadat?

5. Dalam konteks perang Riddah, apakah tindakan militer Abu Bakar dapat dianggap sebagai “ijtihad politik” atau sebagai “strategi darurat”?

Demikian catatan singkat ini untuk dua mata kuliah, yaitu Studi Qur’an pada Pukul 16.00-18.00 WITA yang diasuh oleh Dr. Muhammad Daming Kaluku dan Dinamika Peradaban Islam pada Pukul 20.00 – 22.00 WITA yang diasuh oleh Prof Dr Hasaruddin. Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)

 

Minasatene-Pangkep, 19 Oktober 2025

(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep, Sulsel.

KELUAR