IMMIMPANGKEP – Tiga Santriwati Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep diutus Kementerian Agama Kabupaten Pangkep dalam Lomba Debat Bahasa Arab dalam Seleksi Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka penyiapan santri menghadapi Musabaqah Qira’atul Kutub Nasional (MQKN) yang akan berlangsung pada 1-7 Oktober 2025 mendatang. Ketiga Santriwati tersebut adalah Nurul Awaliah (Kelas XII), Nayla Fadhiyah Ilham (Kelas XI), dan Khanza Aska Sitara (Kelas X).
Dalam Lomba Debat Bahasa Arab MQKN Seleksi Tingkat Provinsi yang dilaksanakan pada Hari ini, Selasa (5/8/2025) di Aula Kanwil Kemenag Sulsel tersebut, 3 santriwati Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep akan berhadapan dengan perutusan dari pesantren lain di Sulawesi Selatan yang sudah menjalani juga seleksi di tingkat Kemenag Kabupaten. Debat pada babak penyisihan dan final dilakukan pada Pukul 08.00 s.d. 17.00 WITA dimana judul debat putaran pertama diundi minimal 1 jam sebelum acara debat dimulai.
Adapun tema Lomba Debat Bahasa Arab putaran pertama adalah: (1) Aturan Perlindungan Anak di Pesantren berbasis Syariah, bukan Hukum Nasional, (2) Pesantren wajib Mengintegrasikan Kurikulum Fikih Lingkungan berbasis Kitab Turats, (3) Wakaf Lingkungan (Wakaf Hijau) Seharusnya diwajibkan di Lingkungan Pesantren, (4) Pengaturan Pencegahan Kekerasan Seksual di Pesantren, (5) Kitab Turats perlu Direkonstruksi agar mendukung Gerakan Mitigasi Perubahan Iklim, (6) Pendidikan Pesantren Berbasis Kitab Kuning belum sepenuhnya mendukung Wacana Anti Ekstrimisme, (7) Pengaturan Penyakit Masyarakat (PeKAT) berdasarkan Agama.
Jika maju pada putaran kedua, maka tema lomba Debat Bahasa Arab-nya adalah: (1) Penebangan Pohon di Lingkungan Pendidikan Islam harus dipidana secara Syar’i, bukan sekedar kena Sanksi Administratif, (2) Ujaran Kebencian atas nama Agama harus dianggap sebagai Pelanggaran Syariah, bukan sekadar Pelanggaran Hukum Negara.
Ketiga Santriwati didampingi Kasi PD Pontren Kemenag Pangkep, Ustadz Anwar, S.Ag., MA, dan dua orang guru/pembina Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep, yaitu Nur Hikmah, S.Hum dan Aqidatul Jannah, S.Hum. Kepsek Kepesantrenan, Dra Nurhudayah, membenarkan bahwa tiga santriwati dari Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep diutus Kemenag Pangkep sebagai perwakilan Pangkep dalam Lomba Debat Bahasa Arab Seleksi Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan MQKN. “Ya, benar. ketiga santriwati yang mengikuti Lomba Debat Bahasa Arab di Aula Kemenag Sulsel itu adalah santriwati Ponpes Modern Putri IMMIM Pangkep yang telah diseleksi dari ratusan santriwati. Semoga bisa berjaya dan menang dalam Lomba Debat tersebut,” ungkapnya. (*)
Komentar Terbaru