Related Post: Kokurikuler 2025: Jaga Cagar Budaya
IMMIMPANGKEP — Sebanyak 45 Santriwati Kelas X dan XI SMA Pondok Pesantren Modern (PPM) Putri IMMIM Minasatene dengan didampingi 8 Guru Mata Pelajaran yang berbeda melaksanakan kunjungan tugas kokurikuler ke Pusat Informasi Geologi (PIG) Maros–Pangkep dan Taman Prasejarah Sumpangbita, pada Rabu kemarin (3/12/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran kokurikuler terintegrasi yang menggabungkan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Sejarah Lokal, sekaligus sebagai upaya penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan dan budaya lokal.
Di Pusat Informasi Geologi (PIG) Maros–Pangkep, para siswa mendapatkan penjelasan langsung mengenai fenomena geologi kawasan karst, proses pembentukan batuan kapur, serta kekayaan geodiversitas yang menjadikan kawasan Maros–Pangkep diakui sebagai salah satu bentang alam karst terpenting di dunia. Siswa juga diajak memahami hubungan antara sumber daya alam, aktivitas manusia, dan upaya pelestarian lingkungan.
Sementara itu, kunjungan ke Taman Prasejarah Sumpangbita memberikan pengalaman belajar sejarah yang lebih mendalam. Para siswa mempelajari jejak kehidupan manusia prasejarah, termasuk fungsi gua sebagai tempat hunian, peninggalan budaya, serta nilai historis lukisan dan artefak prasejarah yang menjadi bukti peradaban awal di Sulawesi Selatan.
Humas Pesantren, Muhammad Farid Wajdi, S.H.I., M.M. yang juga bertindak selaku Pimpinan Rombongan Pemenuhan Tugas Kokurikuler, mengungkapkan bahwa kedua destinasi ini, PIG Maros-Pangkep dan Taman Prasejarah Sumpangbita sangat cocok menjadi destinasi pemenuhan Tugas Kokurikuler. “Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga melakukan observasi langsung, diskusi ilmiah, dan refleksi kritis terhadap keterkaitan antara ilmu pengetahuan alam dan sejarah lokal. Aktivitas tersebut melatih kemampuan bernalar kritis, bekerja sama, serta menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian warisan alam dan budaya,” ungkapnya.
Dokumentasi Kegiatan Kokurikuler 2025:
Sementara itu, Kepsek SMAS Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene Pangkep, Abdul Azis, S.Pd., M.Pd mengaku bersyukur pelaksanaan Tugas Kokurikuler ini berlangsung dengan lancar dan sukses. “Pihak sekolah berharap kegiatan tugas kokurikuler ini dapat memperkaya wawasan peserta didik, memperkuat kecintaan terhadap kearifan lokal, serta menjadi sarana pembelajaran bermakna yang relevan dengan kehidupan nyata”, ujarnya. Kunjungan ini juga menjadi bagian dari komitmen SMA PPM Putri IMMIM Minasatene dalam menghadirkan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik. (*)
Komentar Terbaru