Info Sekolah
Rabu, 07 Okt 2026
  • WELCOME TO Official Website Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep
  • WELCOME TO Official Website Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep
27 Februari 2025

Mengejar Sanad Riwayah dan Dirayah Kitab Mutun Tajwid

Kam, 27 Februari 2025 Dibaca 491x

Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)

Related Post: Ilmu Tajwid dan Qiraat

IMMIMPANGKEP – Alhamdulillah, satu kesyukuran dan kebahagiaan yang luar biasa jika seorang muslim (ah) mengakrabi Al-Qur’anul Karim sebagaimana bacaan yang seharusnya, dengan cara pembacaan sesuai dengan kaidah-kaidah tajwid (Ilmu Tajwid), yang bacaannya bersambung sampai kepada para imam Qiraat (muqri’) dan seterusnya sanadnya bersambung sampai kepada Rasulullah shallalahu ‘alaihi wasallam.

Untuk bisa membaca al-Qur’an sesuai kaidah-kaidah Tajwid, tentu yang diperlukan adalah pemahaman yang benar tentang Tajwid dan Ilmu Tajwid. Karena atas dasar ilmu inilah, Al-Qur’an dapat dibaca sebagaimana seharusnya, sesuai kaidahnya, benar bacaan dan maknanya. Jika tidak, maka dampaknya akan sangat besar, “salah baca berarti salah makna, dan tentu hal itu fatal bagi suatu bacaan kitab suci, kitabullah, firman Allah, pedoman hidup Manusia agar selamat dunia-akherat.

Jadi, mari kita mempelajari Tajwid dan Ilmu Tajwid. Ilmu ini menurut penulis adalah ilmu seumur hidup, karena seumur hidup seorang muslim harus akrab dan wajib mengakrabkan diri dengan Al-Qur’an, karena bacaan Al-Qur’an adalah bacaan Shalat Fardhu’ lima kali sehari dan bacaan tuntunan hidup.

Apa saja Kitab Tajwid/Ilmu Tajwid yang direkomendasikan para ulama, yang mana kutub tersebut dapat diambil sanadnya, baik riwayah maupun dirayah. Berikut ini Daftar Kitab Mutun Tajwid Bersanad tersebut:

1. Kitab Matn Tuhfah al-Athfal [61 bait], Syaikh Sulaiman al-Jamzuriy; Lihat:  Mengapa Mesti Belajar Matan Tuhfatul Athfal?, Meraih Ijazah dan Sanad Matan Tuhfatul Athfal,  Ujian Akhir Daurah Kitab Matan Tuhfatul Athfal

2. Kitab Matn al-Muqaddimah al-Jazariyyah [109 bait], Imam Muham Ibnul Jazari; Free Download:  Kitab Matn Al-Muqaddimah al-Jazariyah dan Kitab Fathu Rabbil Bariyah – Syarh al-Muqaddimah al-Jazariyah

3. Kitab Matn Salsabil as-Syafi [265 bait], Syaikh Utsman Sulaiman Murod; Free Download: Kitab Matn Salsabil as-Syafi’i, Terjemah dan Syarh Salsabil as-Syafi’i

4. Kitab Matn al-Mufid fit Tajwid [193 bait], Imam Shihabuddin ath-Thibiy;

5. Kitab Matn al-Khaqaniyyah [51 bait], Imam Abu Muzahim al-Khaqaniy; Lihat: Mengenal Imam Abu Muzahim al-Khaqani dan Al-Qashidah al-Khaqaniyah,  Qosidah Roiyyah al-Khoqoniy dan Terjemahnya

6. Kitab Matn Hidayatus Shibyan [40 bait], Syaikh Sa’id bin Sa’id Nabhan; Lihat: Terjemah Matan Hidayatus Sibyan, Ujian Akhir Daurah Matan Hidayatus Sibyan, Meraih Ijazah Sanad Matn Hidayatus Sibyan dan Matn Qashrul Munfashil liHafsh min Thariqi Tayyibah

7. Kitab Matn La Ali al-Bayan [201 bait], Syaikh Ibrahim as-Samannudiy;

8. Kitab Matn Tuhfah as-Samannudiyyah [237 bait], Syaikh Ibrahim as-Samannudiy;

9. Kitab Matn Syakhawiyyah [64 bait], Imam Ali as-Syakhawiy.

Mengapa mesti bersanad untuk segala hal, bacaan Al-Qur’an, Hadits serta beragam khazanah keilmuan Islam? Abdullah bin Mubarak berkata:

 

إن الإسناد من الدين، ولولا الإسناد لقال من شاء ما شاء

 

Artinya:

“Sanad itu bagian dari agama. Kalau lah tidak ada ilmu Isnad, pasti siapapun bisa berkata apa yang dia kehendaki.” [HR. Muslim]

Dalam kitab Haqqut tilawah hal 47 disebutkan:

 

فَعَلَى قَارِئَ اْلقُرآنِ اَنْ يَأْخُذَ قِرَائَتَهُ عَلَى طَرِيْقِ التَّلَقِّى وَ اْلإِسْنَادِ عَنِ الشُّيُوْخِ اْلآخِذِيْنَ عَنْ شُيُوْخِهِمْ

.كَى يَصِلَ اِلَى تَأْكِدٍ مِنْ أَنَّ تِلاَوَتَهُ تُطَابِقُ مَا جَاءَ عَنِ رَسُوْلِ الله صلى الله عليه و سلم

 

Artinya:

“Bagi para pembaca Al-Qur’an hendaknya dia mengambil bacaannya (mempelajari Al-Qur’an) dengan cara talaqqi dan (memperhatikan) runutan sanad yaitu membaca dari (guru) yang guru tersebut mendapatkan (bacaan itu) dari gurunya, agar sampai kepastian (kebenaran) bahwa bacaan itu adalah bersumber dan dipraktekkan sesuai dengan bacaan Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam.”

Bagi kalian, pelajar, santri, mahasiswa dan sarjana muslim, Mari untuk selalu semangat mengejar sanad ilmunya para ulama agar: tak sekadar mendapatkan legalitas sumber pemahaman, tapi juga demi mengejar keberkahan ilmu itu sendiri. Sejatinya, setiap penuntut ilmu khazanah keilmuan Islam, belajar Ilmu Tajwid dan Ilmu Bahasa (gramatika Arab) dahulu sebelum mengejar sanad ilmu lainnya.

Demikian catatan singkat ini, sekadar sebagai pengingat, tentu terkhusus dan lebih utama bagi diri penulis sendiri. Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)

 

Minasatene, 28 Februari 2025

(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

 

Spam Diblokir

INFO PESANTREN

Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep

NPSN 40300674
Jl. H Fadeli Luran, Kelurahan Biraeng, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, 90614
TELEPON 081257328077
EMAIL immimpangkep@gmail.com
WHATSAPP +62-81257328077