Info Sekolah
Rabu, 07 Okt 2026
  • WELCOME TO Official Website Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep
  • WELCOME TO Official Website Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep
9 Maret 2024

Mengenal Hukum Bacaan Mad Far’i dan Jenis-jenisnya

Sab, 9 Maret 2024 Dibaca 11514x

Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)

Related Post: Hukum Bacaan Mad

IMMIMPANGKEP – Mad far’i sendiri merupakan salah satu bagian dari hukum bacaan Mad dalam Al-Quran, sehingga banyak surah dalam Al-Quran yang terdapat hukum bacaan ini dan karenanya harus diaplikasikan ketika membaca al-Qur’an.

Dalam membaca Al-Qur’an, sangat penting untuk mengetahui hukum bacaan mad far’i, sebab dalam membaca Al-Qur’an tidak boleh sembarangan dan asal baca begitu saja. Akan tetapi harus benar bacaannya sesuai kaidah tajwid dan dibaca secara tartil.

Mad far’i secara bahasa berarti panjang, sedangkan far’i secara bahasa artinya cabang. Jadi, Mad far’i secara istilah dapat dimaknai sebagai hukum bacaan panjang Al-Qur’an yang terjadi karena bertemu dengan hamzah, sukun, tasyid dan waqaf.

Hukum Bacaan Mad Far’i Mad farí adalah hukum bacaan yang merupakan tambahan dari mad asli. Panjang bacaannya sendiri yaitu dua setengah alif atau sama dengan 2,4 atau 6 ketukan. Mad far’i dibaca panjang karena adanya hamzah, sukun, tasyid maupun adanya waqaf.

Terdapat 10 jenis Hukum Bacaan mad far’i, yaitu:

1. Mad wajib Muttashil, yaitu apabila terdapat mad bertemu dengan hamzah dalam satu kalimat, panjang harokat ketika washal harokat, sedangkan dalam keadaan wakaf boleh di baca 4, 5 dan 6 harakat.

Contohnya :

 

جَآءَنَصْرُاللهِ – مَنْ يَعْمَلْ سُوْآء

 

Selengkapnya lihat: Hukum Bacaan Mad: Mad Wajib Muttasil

2. Mad Jaiz Munfasil, yaitu Apabila terdapat mad bertemu dengan hamzah dalam kalimat terpisah panjangnya 4,5 harkat.

Contohnya:

 

أُمِرُوْا إِلاَّ ِليَعْبُدُوا الله – فِي أَحْسَنِ تَقْوِيْمِ

 

3. Mad Shilah Thawilah, yaitu Apabila terdapat ha`Dhamir bertemu dengan hamzah dalam kalimat yang terpisah, panjangnya 4-5 harakat.

Contohnya :

 

أُمِرُ اِلاَّلِيَعْبُدُوْاالله – فِي أَحْسَنِ تَقْوِيْمٍ

 

Lihat pula: Materi Ajar Al-Qur’an-Hadits Semester 3 Kelas VIII: Hukum Bacaan Mad (1)

4. Mad Farqi’, yaitu mad badal sesudahnya berupa huruf yang bertasydid, panjangnya 6 harokat . Mad ini hanya terdapat pada 2 kalimat dan terdapat di dalam 3 surat yakni:

 

Contohnya:

 

قُُلءآلذَّكَرِيْنَ – ءَالله خَيْرٌ

 

5. Mad Lazim Kilmi Mutsaqqal, yaitu  adalah apabila huruf atau bacaan mad sesudahnya berupa huruf yang bertasydid,panjangnya 6 harokat.

 

Contoh:

 

مِنْ دَآبَّة – حَآجُّ – أَتَحَآجُّوْآنِيْ

 

6. Mad Lazim Kilmi Mukhaffaf, yaitu Mad Badal sesudahnya terdapat huruf sukun, panjangnya 6 harakat dan mad ini hanya terdapat pada surat Yunus ayat 51 dan 91.

 

Contoh :

 

ءالآأن

 

7.  Mad Lazim Harfi Mutsaqqal, yaitu Mad yang terjadi pada huruf Muqoth-tho`ah yang terdapat di beberapa awal surat ( Fawatihussuwar ), Huruf-hurufnya adalah:

 

نَقَصَ عَسَلُكُمْ ( ن – ق – ص – ع – س- ل – ك – م )

 

Cara membaca huruf tersebut sesuai dengan nama hurufnya , dibaca panjang 6 harakat dan diidghamkan.

 

Contohnya:

 

آلم : أََلِف لاَمْ مِيْمْ – طسم : طَا سِيْنْ مِيْم

 

8. Mad Lazim Harfi Mukhaffaf, yaitu Mad yang terjadi pada huruf Muqoth-tho`ah yang terdapat di beberapa awal surat ( Fawatihussuwar ), Huruf-hurufnya adalah:

 

نَقَصَ عَسَلُكُمْ ( ن – ق – ص – ع – س- ل – ك – م )

 

Cara membaca huruf tersebut sesuai dengan hurufnya ,dibaca panjang 6 harakat , tetapi tanpa di Idghamkan.

Contohnya:

 

ق : قَافْ – ن : نُوْنْ – ص : صَادْ – عسق : عَيْنْ سِيْنْ قَافْ

 

Selain huruf-huruf di atas seperti ح ي ط هى ر atau dirangkai dengan kata حَيُّ طَهُر dibaca mad tabi’i sepanjang dua haroka.

 

Contohnya :

 

طه – يس – حم – ا لر

 

9. Mad Arid Lissukun, yaitu Apabila ada mad tabi’i jatuh sebelum huruf yang diwaqafkan. Panjangnya boleh 2,4,6 harakat. Contohnya:

 

اَلْحَمْدُلله رَبِ ْالعَا لَمِيْنَ – إِنْ كُنْتُمْ مُوْء مِنِيْنَ

 

Selengkapnya lihat: Tanya Jawab Hukum Bacaan Mad: Mad Arid Lissukun (3)

10. Mad Lin/Mad Layyin, yaitu Apabila berhenti pada suatu huruf sebelumnya berupa wau sukun ,ya’ sukun yang didahului oleh huruf berharakat fathah. Panjangnya boleh 2,4-6 harakat.

Contohnya:

 

خَوْف – الصَيْف

 

Selengkapnya lihat: Tanya Jawab Hukum Bacaan Mad: Mad Layyin (2)

Demikianlah 10 jenis dari pembagian Hukum Bacaan Mad Far’i, pengertian dan contohnya. Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)

 

(* Muhammad Farid Wajdi, Guru al-Qur’an-Hadits/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Pangkep, Sulsel. 

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

 

Spam Diblokir

INFO PESANTREN

Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep

NPSN 40300674
Jl. H Fadeli Luran, Kelurahan Biraeng, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, 90614
TELEPON 081257328077
EMAIL immimpangkep@gmail.com
WHATSAPP +62-81257328077