Info Sekolah
Rabu, 07 Okt 2026
  • WELCOME TO Official Website Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep
  • WELCOME TO Official Website Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep
18 Januari 2025

Membaguskan Bacaan Harus Beriringan dengan Menghafal Al-Qur’an

Sab, 18 Januari 2025 Dibaca 263x

Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)

Related Post: Mengapa Mesti Belajar Matan Tuhfatul Athfal?

IMMIMPANGKEP – Ketika kita sudah berkomitmen dan bertekad kuat untuk menghafal Al-Qur’an, maka salah satu kegiatan yang beriringan dengan itu adalah upaya keras untuk membaguskan bacaan al-Qur’an, dan itu berarti juga harus mempelajari dengan serius kaidah-kaidah tajwid yang juga menyertainya.

Upaya Membaguskan Bacaan Harus Beriringan dengan Menghafal Al-Qur’an. Tidal perlu terburu-buru menguasai suatu kaidah, karena setiap hukum-hukum tajwid yang dipelajari memerlukan kesabaran dan ketekunan. Mulai dari Makharijal Huruf, mempelajari shifatul huruf, sampai melancarkan lisan dalam mengucapkannya, kesemuanya memerlukan kesabaran dan ketekunan sekaligus.

Dr. Su’ad dalam Kitab Taysiirurrahman (hal. 69-70) mengatakan bahwa setidaknya ada tiga faidah mempelajari sifat-sifat huruf hijaiyyah, yaitu: 1) Dapat membedakan huruf-huruf yang makhrajnya sama, 2) Dapat mengetahui lemah dan kuatnya suatu huruf, 3) Dapat membaguskan/memperbaiki pengucapan huruf, bahkan menyempurnakannya.

Jadi, membenarkan bacaan lebih didahulukan dibandingkan menghafal al-Qur’an. Artinya, kegiatan penghafalan Al-Qur’an akan lebih lancar dan nikmat ketika bacaan yang dihafalkan tersebut sudah bagus bacaannya dan sesuai keaidah tajwidnya. Sebelum memulai menghafal sūrah apapun (dalam al-Qur’ān), harus membenarkan bacaan terlebih dahulu dan hal ini merupakan cara membaca (menggurukannya) kepada Syaikh (Guru yang mutqin dan ahli di bidangnya).

Jika tidak memungkinkan, maka dengarkanlah tilāwah dari para qurrā’ terkemuka seperti Syaikh al-Hushari, al-Minshawi, dan dari para imam/guru yang ada di sekitar kita – semoga Allāh rahmati mereka – Sungguh, seorang muslim-muslimah yang menghafal sendiri tanpa membenarkan bacaannya (menggurukannya) kepada Syaikh/Ustadz, hanya menjadikannya terjatuh kepada banyak kesalahan, dan akan sulit untuk meninggalkannya (kesalahan bacaan).

Demikian sedikit catatan yang dapat penulis goreskan, yang sebenarnya tulisan ini lebih kepada pengingat diri sendiri agar juga tetap memperhatikan kaidah-kaidah tajwid dan memperbaguskan bacaan ketika menghafal al-Qur’an. Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)

(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep.

Artikel/Tulisan terkait:

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

 

Spam Diblokir

INFO PESANTREN

Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep

NPSN 40300674
Jl. H Fadeli Luran, Kelurahan Biraeng, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, 90614
TELEPON 081257328077
EMAIL immimpangkep@gmail.com
WHATSAPP +62-81257328077