Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
Related Post: Kitab Kuning yang dipelajari di Pesantren IMMIM
IMMIMPANGKEP – Dalam khazanah keilmuan Islam, dikenal yang namanya Nadhom, yaitu syair (layaknya puisi) dari Kitab Mutun Ilmiyyah, yang merupakan intisari dari beberapa kitab matan dalam bidang ‘Aqidah (Tauhid), Nahwu-Shorof, Musthalah Hadits, Adab dan Akhlak, dan lain sebagainya.
Di kalangan santriwan dan santriwati, untuk mengakrabkan dengan penghafalan nadhom ini, maka biasanya diiringi dengan alat musik rebana atau yang lebih sederhana dari itu, yaitu mengambil bunyi-bunyian dari perlengkapan hidup sehari-hari, seperti panci, gayung, sendok, piring, dan lain sebagainya. Pada tataran yang lebih serius, maka nadhom ini pun bisa dilombakan, dalam bentuk Musabaqah hafalan nadhom atau Festival Nadhom.
Berikut ini beberapa nadhom yang diakrabi santri atau warga Pondok Pesantren, yang dapat dilombakan atau dimusabaqahkan, yaitu:
1. Nadhom ‘Imrithi. Lihat: Nadhom Imrithi dan Terjemahnya
2. Nadhom ‘Aqidatul Awwam. Lihat: Nadhom ‘Aqidatul Awwam
3. Nadhom Alala Tanalul Ilma. Lihat: Nadhom Alala Tanalul ‘Ilma dan Terjemahnya
4. Nadhom Tuhfatul Athfal. Lihat: Matan Tuhfatul Athfal dan Terjemahnya
5. Nadhom Maqsud. Lihat: Mengakrabi Nadhom Maqsud (Kaidah Tashrif)
6. Nadhom Baiquniyyah. Lihat: Nadhom Baiquniyyah
7. Nadhom Lamiyah Ibnul Wardi. Lihat: Nadhom Lamiyah Ibnul Wardi
8, Nadhom Alfiah ibnu Malik. Lihat: Terjemah Nadhom Alfiah Ibnu Malik Bait 1-21 (Bagian 1), Terjemah Nadhom Alfiah Ibnu Malik Bait 22-51 (Bagian 2), Terjemah Nadhom Alfiah Ibnu Malik Bait 52-71 (Bagian 3)
9. Nadhom Sullamul Munauroq. Lihat: Nadhom Sullamul Munauraq: Bait 1-23 (Nadhom Ilmu Mantiq)
Demikian catatan singkat ini. Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)
(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep, Sulsel.
Artikel/Tulisan terkait:
Tinggalkan Komentar