Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
IMMIMPANGKEP – Nadhom Lamiyah Ibnu Wardi disebut juga dengan nama “Nashihatul Ikhwan wa Mursyidatul Khullan”, yang artinya Nasehat bagi saudara-saudara, dan Petunjuk bagi para sahabat. Nadhom ini adalah sebuah nadhom tentang hukum dan adab, berisi pesan dan nasehat yang bijak, petunjuk kepada manusia tentang apa-apa yang bermanfaat dan baik sebagai bekal kebahagiaan dunia dan akherat.
Nadhom Lamiyah Ibnu Wardi dapat juga dimaknai sebagai Qosidah yang luas maknanya, sempurna bentuknya, dan dalam bahasa yang bagus, dan indah. Sehingga sebagian bait dari qosidah atau nadhom tersebut menjadi mutiara hikmah yang seringkali dibawakan dalam majelis ilmu, ceramah dan dauroh ilmiyah.
Siapa sebenarnya Ibnul Wardi? Beliau bernama lengkap Umar bin Mudzoffar bin Umar bin Muhammad bin Abil Fawaris Abu Hafs Zainuddin ibnul Wardi. Beliau lahir Tahun 691 H (1292 M) dan wafat dalam Tahun 749 H (1349 M).
Berikut ini Nadhom Lamiyah Ibnul Wardi, dapat dibuka pada link dibawah ini:
– Nadhom Lamiyah Ibnul Wardi – 1 (Bait 1-12)
– Nadhom Lamiyah Ibnul Wardi – 2 (Bait 13-22)
– Nadhom Lamiyah Ibnul Wardi – 3 (Bait 23-32)
– Nadhom Lamiyah Ibnul Wardi – 4 (Bait 33-42)
– Nadhom Lamiyah Ibnul Wardi – 5 (Bait 43-52)
– Nadhom Lamiyah Ibnul Wardi – 6 (Bait 53-62)
– Nadhom Lamiyah Ibnul Wardi – 7 (Bait 63-75)
Demikian catatan singkat ini tentang Nadhom Lamiyah Ibnul Wardi. Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)
(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep, Sulsel.
Tinggalkan Komentar