Info Sekolah
Rabu, 07 Okt 2026
  • WELCOME TO Official Website Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep
  • WELCOME TO Official Website Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep
7 April 2026

Terjemah Nurul Yaqin: Mukjizat – Mukjizat Rasul selain Al-Qur’an (3)

Sel, 7 April 2026 Dibaca 173x

IMMIMPANGKEP – Pada suatu hari Rasulullah saw. berdoa untuk Sahabat Abu Gatadah, “Semoga dirimu beruntung, ya Allah, berkahilah rambut dan kulitnya.” Ternyata ketika sahabat Abu Qatadah meninggal dunia dalam umur tujuh puluh tahun, jenazahnya kelihatan seolah-olah masih baru berumur lima belas tahun. Doa-doa Rasulullah saw. yang mustajab memang cukup banyak hingga sulit dihitung. Hal ini dapat diketahui oleh seseorang yang membaca seluruh kitab riwayat hidupnya ini. Adapun mengenai yang telah ditampakkan Allah kepada Rasulullah saw. berupa pengetahuan mengenai hal-hal yang belum terjadi, banyak diceritakan oleh para sahabat.

Sahabat Hudzaifah r.a. menceritakan, “Rasulullah saw. singgah pada kami, lalu dia berdiri di suatu tempat. Apa yang bakal terjadi pada tempat tersebut hingga hari kiamat nanti niscaya semuanya diceritakannya. Hal ini dihafal oleh orang-orang yang menghafalnya, dan ada pula di antara mereka yang melupakannya. Telah diketahui oleh semua temanku bahwa kelak akan terjadi sesuatu di tempat itu. Aku langsung dapat mengetahui dan mengenalnya sebagaimana seseorang mengingat wajah orang lain yang pergi, kemudian bilamana ia melihatnya, ia langsung dapat mengenalnya. Akan tetapi, aku tidak mengetahui, apakah teman-temanku lupa kepadanya atau pura-pura lupa saja. Demi Allah, Rasulullah saw. tidak pernah tidak menyebutkan suatu pemimpin fitnah pun hingga hari kiamat, yang jumlahnya ada tiga ratus orang lebih. Dia menyebutkan kepada kami namanya, nama bapaknya, dan nama kabilahnya.

Para perawi hadis yang sahih dan para imam telah mengemukakan hadis-hadis yang menceritakan janji Rasulullah saw. terhadap para sahabatnya, yaitu bahwa mereka akan memperoleh kemenangan atas mushmusuh mereka, Makkah akan ditaklukkan oleh mereka, begitu pula Baitul-Magdis, Yaman, Syam, dan Irak. Kemudian stabilitas keamanan akan menaungi negeri-negeri yang telah dikuasai mereka sehingga seorang wanita berani melakukan perjalanan dari Hairah sampai ke Makkah sendirian tanpa merasa takut kepada siapa pun kecuali kepada Allah swt. Juga bahwa kota Madinah akan diserang, dan tanah Khaibar pada keesokan harinya akan ditundukkan oleh Sahabat ‘Ali r.a. Rasulullah saw. telah memberitakan pula tentang penaklukan yang dianugerahkan Allah terhadap umatnya sehingga banyak negara besar yang ditaklukkan umatnya, sehingga Persia takluk di bawah kekuasaan para sahabatnya, dan mereka memperoleh banyak harta benda serta kemewahan. Pada pembahasan yang telah lalu dari kitab ini telah kami jelaskan sebagian besar daripadanya. Hal itu cukup untuk dijadikan pegangan.

Untuk lebih jelasnya lagi kami kisahkan tentang anugerah yang dilimpahkan Allah terhadap Nabi-Nya, yaitu ia selalu berada dalam pemeliharaan-Nya dari ulah manusia dan perbuatan mereka yang ingin mencelakakan dirinya. Sehubungan dengan hal ini Allah swt. telah berfirman: Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia. (Q.S. 5 AlMaidah: 67)

Dan bersabarlah dalam menunggu ketetapan Rabb-mu, maka sesungguhnya kamu berada dalam pemeliharaan Kami. (Q.S. 62 Ath-Thur: 48)

Bukankah Allah cukup untuk melindungi hamba-himba-Nya? (Q.S. 39 Az-Zumar: 36)

Sesungguhnya Kami memelihara kamu dari (kejahatan) orang-orang yang memperolok-olokan (kamu). (Q.S. 15 Al-Hijr: 95)

Ketika turun kepada Rasulullah saw. firman Allah swt. berikut ini: Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia. (Q.S. 5 AlMaidah: 67). Rasulullah saw. langsung menyuruh pergi pengawal-pengawal pribadinya seraya berkata kepada mereka, “Pergilah kalian karena sesungguhnya Allah telah memelihara diriku.”

Pada pembahasan yang telah lalu kami telah menjelaskan tentang Da’tsur yang bermaksud membunuhnya, kemudian Allah swt. memelihara Nabi-Nya dari kejahatan Da’tsur. Kami banyak menceritakan mengenai yang telah dilakukan oleh Abu Jahal, yaitu ketika Abu Jahal bermaksud menipu Rasulullah saw. dengan berbagai macam cara yang menyakitkan, tetapi Allah swt. memelihara Nabi saw. dari kejahatannya. Telah kami kisahkan pula tentang anugerah Allah swt. yang dilimpahkan kepadanya pada malam Hijrah serta cerita tentang Suragah sewaktu Nabi saw. dalam perjalanan hijrah.

Dapat kami simpulkan dari pembahasan yang telah lalu bahwa Rasulullah saw. telah tinggal di Makkah di antara musuh-musuh bebuyutannya selama tiga belas tahun (setelah dia diangkat menjadi rasul). Dia tinggal di Madinah di tengah-tengah orang-orang yang berpura-pura masuk Islam, yaitu kaum munafikin, dan orang-orang Yahudi selama sepuluh tahun. Akan tetapi, dalam waktu yang cukup lama itu ternyata tidak ada seorang pun di antara mereka yang dapat menimpakan hal-hal yang membahayakan terhadap dirinya karena Allah swt. telah memeliharanya dari kejahatan musuh-musuhnya sehingga Allah memenangkan dan menyempurnakan agama-Nya

Segala puji bagi Allah dengan pujian yang seimbang dengan limpahan karunia-karunia-Nya dan lebih dari itu lagi, dan kami memohon kepada Allah semoga Dia memberikan taufik kepada para pembaca kitab riwayat hidup Rasulullah ini untuk dapat mengikuti jejak-jejaknya. Semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam-Nya kepada diri Rasulullah, para sahabatnya, dan semua kaum Ansharnya. (*)

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

 

Spam Diblokir

INFO PESANTREN

Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep

NPSN 40300674
Jl. H Fadeli Luran, Kelurahan Biraeng, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, 90614
TELEPON 081257328077
EMAIL immimpangkep@gmail.com
WHATSAPP +62-81257328077