
Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
Related Post: Mengapa Mesti Belajar Matan Tuhfatul Athfal?
BLOGGURU – Alhamdulillah, satu kesyukuran dan kebahagiaan tersendiri dapat menerima ijazah khusus dengan syarat yang mu’tabar untuk Kitab Fathul Malik al-Mu’talali Syarh Tuhfatul Athfal (إجازة فتح الملك المتعال في شرح تففة الأطفال ) karya Syekh Muhammad bin Ali bin Umar Al-Mihi Al-Masry rahimahullah ( للشيخ محمد بن علي بن عمر الميهي المصري رحمه الله ), semoga Allah merahmatinya.rahimahullah (Nomor Sertifikat: 33/Ijazah/MTI/V/24) dari ustadzuna, Ustadz Dhani al-Farisy, Abu Abdillah al-Batawy, Founder Markaz Thalabul Ilmi (MTI).
Untuk Ustadzuna, Ustadz Dhani al-Farisy, Abu Abdillah al-Batawy, semoga senantiasa diberikan ampunan Allah Subhanahu wa ta’ala, dilimpahkan nikmat kesehatan kepada beliau, keluarga dan para gurunya, serta terkhusus waktu luang dan kesempatan kepada beliau untuk selalu mendakwahkan agamaNYA dalam mewariskan sanad keilmuannya.
Kitab Tuhfatul Athfal merupakan sebuah kitab nadzom (syair) karya Syaikh Sulaiman bin Hasan bin Muhammad Al-Jamzuri yang berisi Kaidah-kaidah dasar ilmu tajwid. Kitab ini diberi judul Tuhfatul Athfal yang berarti “Senandung Anak-Anak”, banyak diajarkan di Pondok Pesantren dan Madrasah di Indonesia karena sangat baik dipelajari untuk membangun dasar pengetahuan santri terhadap Ilmu Tajwid Al-Qur’an yang merupakan ilmu yang sangat penting dan mendasar tentang Al-Qur’an.

Kitab Fathul Malik al-Muta’al Syarh Tuhfatul Athfal. (foto: ist/*)
Untuk Kitab Fathul Malik al-Muta’al karya Syekh Muhammad bin Ali bin Umar Al-Mihi Al-Masry rahimahullah yang merupakan Syarah (Penjelasan) dari Kitab Matan Tuhfatul Athfal karya Syaikh Sulaiman al-Jamzuri ini, Ustadz Dhani al-Farisi, Abu Abdillah al-Batawy meriwayatkannya dari banyak masyaikh diantaranya dari:
Demikianlah Ustadzuna, Ustadz Dony Alfarizi – ضاني الفارسي hafidzahullah mendapatkan jalur periwayatan dalam menurunkan sanad Kitab Fathul Malik al-Mu’talali Syarh Tuhfatul Athfal Syekh Muhammad bin Ali bin Umar Al-Mihi Al-Masry rahimahullah tersebut.
Semoga catatan singkat ini dapat menjadi pengingat ijazah dalam mempelajari dan mengkaji secara khusus Kitab Kitab Fathul Malik al-Mu’talali Syarh Tuhfatul Athfal tersebut. Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)
04 Juli 2024 / 27 Dzul Hijjah 1445 H
(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep.
Beberapa Tulisan/Artikel Ilmu Tajwid: