
Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
Related Post: Rangkuman Link Terjemah Kitab Fathul Izar
BLOGGURU – Alhamdulillah, satu kesyukuran tersendiri diberikan nikmat kesehatan, kesempatan dan waktu luang untuk terus belajar beragam kitab ulama. Khazanah keilmuan Islam sangatlah luas dan dalam, sehingga untuk mempelajarinya harus dengan kesabaran, butuh biaya dan waktu yang lama, guru bersanad yang ikhlas membimbing, dan daya tahan dalam belajar. Bulan Ramadhan 1444 H ini, banyak sekali kesibukan belajar dan mengajar yang penulis jalani. Disatu sisi mengajar daring Mapel Kepesantrenan, disisi lain penulis juga belajar/berguru mengejar sanad keilmuan ulama.
Terhitung mulai malam 1 Ramadhan sampai dengan malam 8 Ramadhan 1444 H, penulis mengikuti majelis sama’ Kitab Tijan Darori dan Kitab Fathul Izar. Alhamdulillah berjalan lancar sampai malam terakhir, dan satu kesyukuran lagi, pemateri Ustadz Bahyuddin al-Musthafa al-Bantany memberikan bonus sanad: Shalawat Haji dan Asma Qurun. Khusus untuk Ijazah “Asma Qurun”, diberikan ijazah dengan cara menyetor langsung hafalan di akhir majelis.
Apa itu Kitab Tijan Darori dan Fathul Izar?
Kitab fathul izar adalah kitab yang berisi edukasi seks, tata aturan, adab berhubungan, posisi kenikmatan dan larangan, dan hari atau malam-malam yang diperbolehkan berhubungan seks sesuai dengan anjuran agama Islam.
Kitab tersebut ditulis oleh Agus Abdullah Fauzi dan dibuka dengan surat Al-Baqarah ayat 223.
Artinya:
“Istri-istrimu adalah ladang bagimu, maka datangilah ladangmu itu kapan saja dan dengan cara yang kamu sukai. Dan utamakanlah (yang baik) untuk dirimu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu (kelak) akan menemui-Nya. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang yang beriman.” (QS Al-Baqarah ayat 223)
Hari-hari penting saat berhubungan seks menurut Kitab Fathul Izar
1. Malam Minggu. Barang siapa yang sering berhubungan seks di malam Minggu niscaya akan menghasilkan anak yang suka mencuri ataupun suka berbuat zalim.
2. Malam Senin. Barang siapa yang sering berhubungan seks di malam Senin niscaya akan menghasilkan anak yang memiliki masa depan fakir, miskin, serta rida dengan rezeki yang sedikit.
3. Malam Selasa. Barang siapa yang sering berhubungan seks di malam Selasa niscaya akan menghasilkan anak yang berbakti kepada orangtuanya.
4. Malam Rabu. Barang siapa yang sering berhubungan seks di malam Rabu niscaya akan menghasilkan anak yang cerdas, memiliki pengetahuan yang luas, serta mudah bersyukur.
5. Malam Kamis. Barang siapa yang sering berhubungan seks di malam Kamis niscaya akan menghasilkan anak yang berhati baik dan ikhlas.
6. Malam Hari Raya. Barang siapa yang sering berhubungan seks di malam hari raya niscaya akan menghasilkan anak yang memiliki enam jari di setiap tangan dan kakinya. Langkah dalam berhubungan seks menurut Kitab Fathul Izar
Hubungan seks atau bercinta ada baiknya diawali dengan memegang tangan istri, mencium kedua pipi, dan diakhiri dengan membaca basmalah ketika memasukkan zakar ke dalam vagina. Suami akan merangsang istri dengan permulaan, mulai mencium bagian-bagian yang menggairahkan istri.
Setelah istri terangsang barulah penetrasi dimulai dengan perlahan. Sunnah saat permulaan tersebut adalah suami akan membaca doa dengan mencium dada istri, “Wa alqaitu alaika mahabbah minni.” Artinya, dan aku tanamkan kepadamu cinta dariku. Lalu, ketika memasukkan zakar ke vagina, suami membaca surat Al Ikhlas, takbir, dan tahlil, serta membaca doa berikut, “Dengan menyebut nama Allah yang Maha Agung, ya Allah jadikanlah untuk kami keturunan yang baik serta lindungilah kami dari segenap rezeki kami dari gangguan setan.” (*)
(* Muhammad Farid Wajdi, Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep, Sulsel.
Artikel/tulisan terkait:
Terjemah Kitab Fathul Izar – 1 (Muqaddimah)
Terjemah Kitab Fathul Izar – 2 (Penyakit Hati dan Buruk Sangka)
Terjemah Kitab Fathul Izar – 3: Penjelasan tentang Bersenggama dan Rahasia Waktunya
Terjemah Kitab Fathul Izar – 4: Penjelasan tentang Aturan Bersenggama
Terjemah Kitab Fathul Izar – 5: Etika Bersenggama
Terjemah Kitab Fathul Izar – 6: Penjelasan tentang Do’a Bersenggama
Terjemah Kitab Fathul Izar – 7: Penjelasan tentang Rahasia Penciptaan Keperawanan
Terjemah Kitab Fathul Izar – 8: Sesuatu yang Indah
Terjemah Kitab Fathul Izar – 9: Penutup