Related Post: 10 Tips Upgrade Diri sebagai Santri dan Mahasantri
IMMIMPANGKEP – Santriwati yang satu ini mudah baperan dan pammojjokang, tidak terlalu obsesif mengejar kegiatan atau prestasi sebagaimana umumnya teman-teman seangkatannya. Baginya, “Yang penting nyaman, enjoy dan bisa menjadi teman yang baik bagi semuanya”. Nama lengkapnya Dwina Atthaillah Mar’ah Nadzifah, biasa dipanggil Dwina atau Syifa, sebenarnya merupakan salah satu santriwati yang tangguh, karena mampu bertahan mondok selama 6 tahun di Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep.
Bukannya tanpa prestasi, Santriwati kelahiran Milea, 12 mei 2007 ini memiliki banyak talenta yang telah dipersembahkannya pada beberapa ekskul dalam Pondok, seperti mewakili angkatannya ikut fashion show, lomba nyanyi solo, drumband, pramuka, volly, dan di masa kepengurusan OSIS/ISPM Periode 2023/2024 diamanahi menduduki posisi sebagai Sekretaris Seksi Bahasa karena kecakapannya berbahasa inggris.
Dwina pernah pula ditunjuk mewakili santriwati Ponpes Modern Putri IMMIM Pangkep untuk mengikuti Pelatihan Fotografi dan Videografi Tingkat Kabupaten yang diselenggarakan oleh Bidang Kebudayaan Diknas Pangkep bekerjasama dengan Dewan Kesenian dan Pemajuan Kebudayaan (DKPK) Pangkep di Aula Bundar Rujab Bupati Pangkep, pada 12-13 Agustus 2024. (Lihat disini: Video Pelatihan Fotografi dan Videografi Bidang Kebudayaan Diknas Pangkep dan DKPK Pangkep)

Mar’atu Sholikhah dan Dwina (foto: ist/*)
Menurut Putri dari pasangan Hj Abdul Gafur Azis dan Jumiarni ini, dirinya punya impian membahagiakan kedua orangtuanya dan bercita-cita menjadi wanita karir yang sukses. “Insya Allah, Saya mau jadi wanita karir yang sukses”, ujar santriwati yang telah dinyatakan lolos jalur undangan di Universitas Manajemen Administrasi Yogyakarta (UMAYO) ini.
Selamat ya, Dwina, semoga segala harapan dan impiannya dapat terwujud. (*)
Komentar Terbaru