Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
Lihat pula: Keutamaan Berdzikir di Setiap Keadaan
IMMIMPANGKEP – Apa itu Mahfudzot? Ya, yang jelas bukan semacam makanan, ya! Mahfudzot adalah salah satu nama mata pelajaran kepesantrenan yang merupakan rumpun pelajaran Bahasa Arab, yang diajarkan atau dipelajari di Pondok Pesantren.
Apa saja yang dibahas dalam Pembelajaran Mahfudzot itu? Mahfudzot adalah pelajaran yang berisi kata-kata mutiara dalam berbahasa Arab, lazim disebut pula sebagai peribahasa Arab. Yang sebenarnya Mahfudzot adalah Kata-kata mutiara para ulama (Kalam Ulama) di zaman dahulu dalam memaknai kehidupan atau khazanah keilmuan Islam yang dikajinya.
Berikut ini contoh Mahfudzot tentang Kehidupan, sebagaimana dikutip dari “Al-Mahfudzot” karya Maziya Ats Tsaqofi
Artinya:
Barangsiapa banyak perbuatan baiknya, maka banyak pulalah temannya.
Artinya:
Ilmu itu apabila tidak diamalkan bagaikan pohon yang tidak berbuah.
Artinya:
Barang siapa berjalan pada jalannya sampailah ia.
Artinya:
Tinggalkanlah kejahatan, niscaya ia (kejahatan itu) akan meninggalkanmu.
Artinya:
Sebaik-baik manusia adalah manusia yang paling baik budi pekertinya dan yang paling bermanfaat bagi manusia.
Artinya:
Kecintaan/ketulusan teman itu, akan tampak pada waktu kesempitan.
Artinya:
Tuntutlah ilmu sejak dari buaian hingga liang kubur.
Artinya:
Bersungguh-sungguhlah dan jangan bermalas- malasan, (karena) penyesalan itu bagi orang yang bermalas-malasan.
Artinya:
Janganlah mengakhirkan hingga esok hari pekerjaanmu yang kamu dapat mengerjakannya pada hari ini.
Artinya:
Perbaikilah dirimu sendiri, niscaya orang-orang lain akan baik padamu.
Demikianlah pengertian Mahfudzot dan contohnya, yang mana menjadi satu mata pelajaran tersendiri dalam struktur pembelajaran Kepesantrenan, khususnya di Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep, Sulsel.
Semoga catatan singkat ini bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)
(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep, Sulsel
Tinggalkan Komentar