Oleh: Muhammad Farid Wajdi *)
Related Post: Nahwu Wadhih: Kalimat Sempurna (al-Jumlah al-Mufidah)
IMMIMPANGKEP – Alhamdulillah, satu kesyukuran dan kebahagiaan tersendiri dapat mengakrabi banyak khazanah keilmuan Islam, salah satu diantaranya yang seru dan menantang adalah Ilmu Nahwu. Apa dan bagaimana itu Ilmu Nahwu? Penulis sebelumnya telah menjelaskannya pada postingan berikut: Beberapa Pengertian Ilmu Nahwu dan disini: Pengantar Mengakrabi Nahwu
Salah satu kitab dasar Ilmu Nahwu yang dipelajari pada tingkatan Ibtidaiyyah dan Tsanawiyah namanya Nahwu Wadhih. Kitabnya kecil, isinya pun sederhana dan praktis sebagai pengantar mengakrabi Ilmu Nahwu. Pada pembelajaran Marhalah Ula/Setingkat S1 – International Qiraat Institute (IQI)/Dar Qiraat Alamiyah – Ma’had ‘Aly Takhossus Lughah wal Qiraat, salah satu kitab yang dipelajari tersebut adalah Kitab Nahwu Wadhih, dan Alhamdulillah, hari ini, Jumat (18 April 2025 M/19 Syawal 1446 H), penulis telah memperoleh ijazahnya (Riwayah dan Dirayah) dari Ustadz Mujiz/Mudir Ma’had ‘Aly IQI, Abul Kahfi Irmawan Bajamal Al-Indunisiy.
Terjemah Kitab Nahwul Wadhih mudah kita ketemukan di Madrasah atau Pondok Pesantren, karena kitab dasar Gramatika Arab yang berjudul asli “Al-Nahwu al-Wadih fi Qawaid al-Lughah al-Arabiyah” ini diajarkan di tingkat Madrasah Ibtidaiyyah dan Tsanawiyah ( النحو الواضح في قواعد اللغة العربية), merupakan karya dari Ali al-Jarim dan Mustafa Amin, keduanya kelahiran Mesir.
Berikut ini beberapa petunjuk dalam mengajarkan Kitab Nahwu Wadhih:
Petunjuk tentang metode pengajaran Kitab Nahwu Wadhih:
1. Contoh-contoh yang disiapkan oleh guru ditulis dengan jelas di papan tulis.
2. Siswa diminta membaca contoh-contohnya.
3. Guru melanjutkan pembahasan dan kesimpulan dengan cara seperti yang dijelaskan dalam buku.
4. Aturan ditulis dengan jelas di papan setelah diturunkan.
Demikianlah sedikit catatan tentang Kitab Nahwu Wadhih dan cara mengajarkannya. Dengan ijazah riwayah dan dirayah Kitab Nahwu Wadhih yang diraih penulis dari International Qiraat Institute (Dar Qiraat Alamiyyah) ini, maka menjadi lengkaplah legalitas/kewenangan untuk mengajarkan Kitab Nahwu dasar tersebut. (Lihat Sertifikatnya disini: محمد فريد وجدي بن بندؤ بن مكلاؤ-Ijazah Nahwu Wadhih
Catatan singkat ini sekaligus sebagai pengingat salah satu pengijazahan kitab dari sekian banyak materi kuliah/kutub yang dipelajari dari pembelajaran Marhalah Ula/Setingkat S1 – International Qiraat Institute (IQI)/Dar Qiraat Alamiyah – Ma’had ‘Aly Takhossus Lughah wal Qiraat, dengan Ustadz Mujiz/Mudir Ma’had ‘Aly IQI, Abul Kahfi Irmawan Bajamal Al-Indunisiy.
Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)
(* Muhammad Farid Wajdi, Guru/Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep.
Artikel/Tulisan terkait Pembelajaran Nahwu Dasar:
Kalimat Isim: Pengertian, Pembagian dan Contohnya
I’rob Basmalah dan Segala Hal tentang Basmalah
Tinggalkan Komentar