IMMIMPANGKEP – Syarat utama untuk menjadi seorang Duta Baca adalah kaya akan bacaan yang bermutu, yang dengan bacaannya itu dapat membangun logika berpikir, pemahaman dan wawasannya terhadap sesuatu. Begitu pula halnya dengan seorang “Duta Baca Kepesantrenan”, maka hal yang paling penting dan utama adalah seorang itu kuat bacaannya terkait khazanah keilmuan Islam dan Kepesantrenan, selain tentunya memiliki kemampuan dasar menulis yang baik.
Sebagai sebuah rekomendasi, berikut ini beberapa postingan tulisan/artike/esai—bagian 1 dari 5 tulisan—yang wajib dibaca dan diketahui bagi seorang Calon Duta Baca. Pada bagian pertama ini, disajikan beberapa link: Pengetahuan tentang Menulis, Teknik dan Motivasi Menulis
Menulis: Kebutuhan untuk Berkembang
Ungkapkan Cinta dengan Mata Kata
Tips Ngeblog saat Tidak Tahu harus Nulis Apa?
Menulis sebagai Interaksi Sosial
Saya Menulis, maka Saya (Masih) Ada!
Tips Menulis Esai untuk Beasiswa dan Contohnya
Menulislah dan Engkau akan Bisa Biayai Dirimu Sendiri
Beberapa Berita Pelatihan Menulis/Pentingnya Menulis:
Santri Putri IMMIM Praktek Jurnalistik di Acara MIWF, Fort Rotterdam
Putri IMMIM Kunjungan Jurnalistik ke Tribun Timur dan Harian Fajar
Ponpes Putri IMMIM gelar PJD IV
Etta Adil ajarkan cara “Memulung Kata” di SMANSA Pangkep
Demikian beberapa link yang minimal menjadi pengetahuan dasar literasi bagi calon duta. Semoga bermanfaat adanya. Barakallahu fiikum. (*)
Komentar Terbaru